Selasa, 18 Februari 2014

Dukungan isteri untuk Suryadharma Ali

Suryadharma Ali, MSi (Foto: Davinanews.com)
Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suryadharma Ali (SDA) telah menerima pencalonannya sebagai bakal calon presiden atau wakil presiden dari PPP.

Dukungan dan doa dari istri tercinta dan anak-anak tentu menjadi bagian penting dan tak terpisahkan bagi Suryadharma Ali.

Bagi Wardatul Asriah, istri Suryadharma Ali saat bincang-bincang dengan ANTARA News, Jakarta, Senin, dirinya hanya bisa mendukung sang suami dengan doa dan upaya apapun agar apa yang menjadi keinginan partai dan sang suami dapat diwujudkan dan diridhoi Allah SWT.

"Doa sebagai seorang istri agar bagaimana menjalankan amanah ini, Bapak (Suryadhama Ali) diberikan kesehatan dan kekuatan. Kalau kita mau bekerja, berjuang, hambatan pasti ada, tapi bukan menjadikan kita pesimis. Kita harus bekerja dengan giat, kerja keras, cerdas. Mudah-mudahan diridhoi Allah SWT," kata Wardatul Asriah.

Lalu bagaimana dukungan anak-anak terkait pencapresan Suryadharma Ali, Wardatul mengaku, dukungan anak-anak tetap menjadi bagian yang tak terpisahkan. Tapi, kata anggota DPR RI itu, dirinya maupun suami tak ingin melibatkan secara jauh.

"Anak-anak memang saya pisahkan untuk urusan seperti ini karena saya tidak ingin mereka jadi repot dan memikirkan hal-hal yang sebetulnya tidak harus mereka pikirkan. Keterlibatan anak-anak dalam hal ini hanya berdoa untuk ayahnya," kata Wardatul.

"Mereka tidak tahu keputusan Mukernas. Yang mereka tahu bahwa bahwa bapak dan ibunya mengikuti Mukernas PPP," imbuhnya.

Sumber: ANTARA News

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)