Sabtu, 16 Maret 2013

Biaya Pemilu 2014, Rp16 triliun


Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo mengatakan pemerintah menyiapkan anggaran senilai Rp16 triliun sebagai biaya untuk penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.

"Buat pemilu kurang lebih Rp16 triliun," ujarnya di Jakarta, Jumat.

Menurut Agus, biaya khusus yang akan tercantum dalam APBN 2014 tersebut akan dipergunakan sebagai anggaran pelaksanaan dalam upaya menciptakan pemilihan umum yang sehat, terencana, dan demokratis serta menjaga stabillitas nasional.

"Anggaran khusus yang sudah disiapkan tentu akan dimasukkan ke nota keuangan, tapi tidak dimasukkan `resource envelope` untuk menyakinkan anggaran itu tersedia," ujarnya.

Agus mengatakan biaya pemilihan umum tersebut segera disosialisasikan kepada Kementerian/Lembaga sebagai anggaran khusus, karena biaya tersebut tidak masuk dalam pagu belanja rutin pemerintah.

Sebelumnya, dalam APBN 2013, pemerintah telah menganggarkan dana senilai Rp8,1 triliun sebagai biaya persiapan tahapan pelaksanaan Pemliu 2014.

Menurut penjelasan dalam nota keuangan, pemerintah mengharapkan biaya tersebut dapat meningkatkan partisipasi politik masyarakat pada 2014 hingga 75 persen. 

Pada 2008, pemerintah telah menganggarkan dana sebesar Rp6,67 triliun sebagai biaya persiapan tahapan pemilihan umum pada 2009, namun realisasinya hanya mencapai Rp1,9 triliun.

Pada 2009, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp13 triliun untuk pelaksanaan pemilihan umum, dengan realisasi yang tercatat sekitar Rp8,5 triliun. 



[ant/ell]

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)