Minggu, 20 Januari 2013

Tirta Sangga Jaya (TSJ) Solusi Banjir Jakarta




Orang besar harus berfikiran besar, konsepnya pun harus besar.
Pak SBY dan Jokowi namanya sudah besar dan cetar, konsepnya menangani banjir Jakarta pun hrs besar juga mestinya supaya seimbang dengan nama besarnya.

Berikut paparan konsep Solusi Banjir Jakarta yang sudah sukses diterapkan versi miniaturnya oleh sebuah pondok pesantren di Indramayu, Jawa Barat.

1. Sepuluh persen saja dari total jumlah penduduk Indonesia membeli obligasi negara senilai minimal 4.200 dolar AS (setara dengan Rp 38,64 juta), mimpi Tirta Sangga Jaya akan menjadi kenyataan Mewujudkan mimpi ‘Tirta Sangga Jaya’ memerlukan biaya yang sangat besar.

2. Dengan panjang 240 kilometer melintasi Bodetabek, lebar sungai 100 meter dan masing-masing sisi kanan dan kiri bantaran kanal dibangun jalan raya selebar 50 meter membutuhkan luas lahan 48.000 kilometer persegi.

3. Pengerjaan TSJ diperkirakan membutuhkan 5.000 unit excavator baru dalam waktu bersamaan. Jika masing-masing unit seharga 100.000 dolar AS, maka untuk pengadaan excavator saja proyek Tira Sangga Jaya membutuhkan dana 500 juta dollar AS yang bila dirupiahkan dengan kurs Rp 9.200, sama dengan Rp 4,6 triliun.

4. Diperkirakan akan dibutuhkan total biaya sedikitnya 100 miliar dollar AS, setara Rp 920 triliun.

5. Para insinyur, arsitek dan semua yang terlibat dalam pembangunan proyek, tentu bisa segera memilah-milah alokasi penggunaan dananya.



6. Misalnya, berapa persen untuk biaya konsultasi, biaya tenaga kerja (manhours) untuk ratusan ribu pekerja selama tiga tahun, biaya peralatan, biaya material dan bahan-bahan, dan biaya-biaya lainnya.

7. Para praktisi ekonomi makro maupun mikro juga bisa menghitung proyek ini dari sudut pandangnya masing-masing.

8. Bila besarnya biaya pembangunan Tirta Sangga Jaya digambarkan dari produk domestik bruto (PDB) Indonesia, yang saat ini mencapai Rp 1.300 triliun. Maka, apabila biaya pembangunan proyek mencapai Rp 920 triliun, itu sama dengan sekitar 71 persen dari PDB. Artinya, Indonesia akan bisa mewujudkan Tirta Sangga Jaya dengan tidak makan-minum selama 258,30 hari dalam setahun.

9. Atau, apabila selama tahun 2013 ini pemerintah menganggarkan anggaran Belanja Pembangunan sebesar Rp 350 triliun, maka, pemerintah bisa membangun Tirta Sangga Jaya selama 2,6 tahun dengan syarat tidak melakukan investasi apapun sebab seluruh investasi pembangunan dialokasikan ke proyek Tirta Sangga Jaya.

10. Jika Indonesia dalam sekali utang bisa meminjam ke luar negeri 40 miliar dollar AS, maka proyek mandiri nasional Tirta Sangga Jaya tidak perlu meminjam ke luar negeri, melainkan dengan menerbitkan obligasi yang hanya diperjualbelikan di dalam negeri.

11. Jika terdapat 10 % dari jumlah penduduk yang memiliki uang diam dan mampu membeli obligasi senilai minimal 4.200 dolar AS (setara dengan Rp 38,64 juta), maka dengan mengajak mereka saja sudah terkumpul dana sebesar 100,8 milyar dollar AS setara dengan Rp 927,360 triliun. Mimpi Tirta Sangga Jaya pun pasti terwujud, amin.


Semoga Jokowi dan Pak SBY mendengarnya !
Orang besar solusinya wajib besar, karya nyata nya pun juga wajib besar pula.





Penulis: Wahyusud
Penulis aktif menulis diberbagai media sosial dan media online.

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

1 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)