Jumat, 23 November 2012

Jokowi siapkan terobosan baru atasi macet

GEBRAKAN 100 HARI JOKOWI BASUKI #38


"Ya masih menunggu, kan harus ada kalkulasinya." 

Jokowi 

Hujan dan banjir yang belakangan melanda Jakarta mengakibatkan kemacetan di sejumlah jalan di Ibu Kota semakin bertambah parah. Untuk mengatasi masalah itu, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) berjanji mencari terobosan-terobosan baru untuk mengatasinya.

Namun, Jokowi mengaku masih mengkalkulasi segala sesuatunya soal penerapan strategi untuk mengatasi kemacetan itu. Jokowi juga mengaku masih menunggu hasil laporan Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI.

"Ya masih menunggu, kan harus ada kalkulasinya," ujar Jokowi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (23/11).

Jokowi mengaku Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah bekerja sama dengan Ditlantas Polda Metro Jaya untuk menempatkan petugasnya pada titik-titik rawan kemacetan.

"Dari Ditlantasnya sudah menggerakan polisi untuk di tempat-tempat yang jadi titik kemacetan. Dari Dishub juga sudah ditempatkan. Ya ada prosesnya," lanjutnya.

Sebelumnya, pada pertemuan di Balai Kota DKI, Kapolda Metro Jaya Putut Bayuseno mengatakan polisi sudah mendeteksi 70 titik kemacetan di Jakarta. Di titik-titik itu, petugas segera melakukan pembenahan sekaligus menjadi prioritas penyelesaian macet.

"Untuk masalah kemacetan lalu lintas, dalam waktu singkat kita akan mengatasi di sekitar 70 titik kemacetan. Itu nanti dikeroyok (dikerjakan) ramai-ramai antara anggota petugas lalin dengan Dishub," jelasnya.





Editor: M. Amin
Sumber :

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)