Senin, 12 November 2012

Jokowi: Dokter di Puskesmas yang judes akan dicopot

GEBRAKAN 100 HARI JOKOWI BASUKI #27


"Yang di Puskesmas dokternya juga baik-baik, yang sukanya senyum, tidak judes, nanti dipilih di rumah sakit juga begitu. Nanti yang judes dan enggak senyum dicopot mau enggak? Senangnya kalau ada yang di copot. Nanti dilaporin kalau ada pelayanan nggak baik."

-  Joko Widodo

Dalam memberikan sosialisasi Kartu Jakarta Sehat (KJS) di Kampung Tiram, Marunda, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berpesan agar pengguna KJS tidak takut jika ditolak oleh Puskesmas atau rumah sakit.

"Jadi nanti bapak ibu bawa kartu ini ke Puskesmas, kalau sakitnya parah ke rumah sakit, tunjukan kartu ini. Kalau tidak dilayani dengan baik sampaikan, nanti saya laporin gubernur," kata Jokowi di Kampung Tiram, Marunda, Jakarta Utara, Senin (12/11).

Jokowi menegaskan jika para petugas dan dokter Puskesmas yang melayani warga tidak dengan senyuman akan ditindak tegas.

"Yang di Puskesmas dokternya juga baik-baik, yang sukanya senyum, tidak judes, nanti dipilih di rumah sakit juga begitu. Nanti yang judes dan enggak senyum dicopot mau enggak? Senangnya kalau ada yang di copot. Nanti dilaporin kalau ada pelayanan nggak baik," katanya sambil dibalas gemuruh tawa warga.

Mantan wali kota Solo tersebut kembali meyakinkan kalau KJS tersebut bukan berarti warga tidak membayar, tetapi Pemprov DKI yang membayar jaminan kesehatan tersebut.

"Bapak ibu pakai kartu ini itu sebenarnya nggak gratis, bayar yang bayar Pemda DKI. Jadi perlu dijelaskan dan semua akan diperbaiki," tandasnya.





Editor: M. Amin
Sumber : 


Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)