Jumat, 09 November 2012

Jokowi cari solusi cegah kebakaran di kampung kumuh

GEBRAKAN 100 HARI JOKOWI BASUKI #24


"Saya cuma minta bagaimana agar tidak terjadi lagi kebakaran di kampung-kampung kumuh." 

- Jokowi

Meski memasuki musim penghujan, beberapa kasus kebakaran di pemukiman kumuh masih saja terjadi di Jakarta. Untuk mencari solusi penanganan kasus ini, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memanggil Kadis Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, Paimin Napitupulu.

"Saya cuma minta bagaimana agar tidak terjadi lagi kebakaran di kampung-kampung kumuh," ujar pria yang akrab disapa Jokowi di Balai Kota Jakarta, Jumat (9/11).

Rapat ini juga dihadiri Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama, Wakil Kepala Bapeda Mahendra, sekda dan kadis Perikanan dan Kelautan, dan Kadis Pendidikan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BKPD Sukri Bey menyebut rapat ini juga membahas logistik penanggulangan bencana kebakaran di perkampungan kumuh. Tujuannya agar alat pemadam kebakaran itu bisa masuk dan menyentuh langsung ke masyarakat bila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

Selain itu, masalah ketersediaan air juga jadi pembahasan khusus. "Gedung-gedung pencakar langit harus dilengkapi fasilitas," kata dia.

Menurutnya, sampai saat ini DKI hanya memiliki satu mobil yang bisa mencapai kebakaran hingga 5 lantai. Dalam waktu dekat, kebutuhan itu belum akan ada penambahan karena fokus saat ini alat-alat pemadam kebakaran di perkampungan kumuh.

"Kita diminta untuk memikirkan itu, alatnya apa dan bagaimana caranya menggunakan," kata dia.




Editor: M. Amin
Sumber : 

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)