Kamis, 08 November 2012

Jokowi alokasikan Rp 2,9 triliun untuk kesehatan warga DKI

GEBRAKAN 100 HARI JOKOWI BASUKI #22


"Masih sekitar Rp 2,9 triliun. Naiknya enggak hafal berapa persen. Kartu sehat itu kenaikannya dari Rp 700 miliar pada tahun ini menjadi Rp 900 miliar pada tahun depan. selain kartu sehat, ada banyak. ada program preventif, program layanan lain." 

- Dien Emawati

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) memberikan alokasi dana besar dalam sektor kesehatan. Pada 2013, anggaran untuk Dinas Kesehatan sebesar Rp 2,9 triliun atau naik 10 persen.

"Masih sekitar Rp 2,9 triliun. Naiknya enggak hafal berapa persen. Kartu sehat itu kenaikannya dari Rp 700 miliar pada tahun ini menjadi Rp 900 miliar pada tahun depan. selain kartu sehat, ada banyak. ada program preventif, program layanan lain," kata Kepala Dinas Kesehatan Dien Emawati di Balai Kota Jakarta, Rabu (7/11).

Dien mengatakan, tidak hafal berapa besaran kenaikan setiap program yang direncanakan Jokowi. "Saya belum hafal berapa besaran untuk setiap program, karena masih di-arrange lagi. ini kan belum final. Yang jelas untuk prioritas itu Kartu Jakarta Sehat, pembelian ambulans gawat darurat untuk memback up itu," jelas dia.

Sementara itu, untuk pembelian ambulans gawat darurat dibutuhkan 5 unit untuk setiap Kotamadya. Saat ini jumlah ambulans gawat darurat hanya 25 mobil. Ambulans ini nanti tidak akan ditempatkan di Kotamadya, tetapi di bawah rumah sakit.

"Nggak. di bawah gawat darurat. harus dioperasikan dengan ahli medis yang tahu. fasilitasnya ya bisa melakukan emergency, di sana juga ada oksigen dan lain-lain," kata dia.

"Alokasinya juga enggak hafal. Nanti saja kalau kami sudah finis. Paling besar memang untuk Kartu Sehat dengan pembangunan 12 rawat inap yang akan dibangun," imbuhnya.





Editor: M. Amin
Sumber : 

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)