Sabtu, 17 November 2012

Anak Singkong, Menangkan Book of The Year 2012


Anak Singkong, Menangkan Book of The Year 2012
Pemimpin Trans Corp, Chairul Tanjung, menandatangani buku berjudul Chairul Tanjung Si Anak Singkong, dalam acara peluncuran buku tersebut di Toko Buku Gramedia Matraman, Jakarta, Senin (2/7/2012). Buku mengenai autobiografi Chairul Tanjung tersebut disusun oleh Tjahja Gunawan Diredja. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
"Buku yang inspiratif menjadi pedoman dalam pemenang pengargaan dalam Book Of The year 2012." 
- Lucya Andam Dewi
Buku mengenai kisah inspiratif pengusaha selalu mengundang perhatian dari khalayak masyarakat di Indonesia. 
Rupanya, hal ini yang menjadi pertimbangan dalam memenangkan buku Chairul Tanjung si Anak Singkong, karya wartawan senior Harian Kompas Tjahja Gunawan Adiredja, yang mendapatkan penghargaan Book Of The Year oleh Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) yang diberikan pada hari ini, Sabtu (17/11/2012) di Istora Senayan. 
"Buku yang inspiratif menjadi pedoman dalam pemenang pengargaan dalam Book Of The year 2012," kata Ketua IKAPI Lucya Andam Dewi, yang juga memberikan kata sambutan.
"Buku ini merupakan capaian kreatif  yang mendorong masyarakat agar berkarya lebih baik, mudah-mudahan  akan meningkatkan budaya literasi dan minat baca," tambahnya. 
Buku ini memenuhi dua kualifikasi yaitu berkualitas dan berdekatan dengan kondisi real yang terjadi di masyarakat, selain itu penjualannya dalam setahun telah mencapai 120 ribu copy.
Selain kontennya yang sesuai, kemasan dan kualitas cetak pun dinilai baik, dan sangat inspiratif. "Buku ini layak dibaca baik keluarga indonesia dan masyarakat indonesia," katanya.
Selain itu, untuk The Best Supporting Media diberikan kepada Harian Media Indonesia. Alasannya adalah adanya diskusi Buku selama sebulan sekali mengenai Buku pendidikan dan buku anak yang dilakukan secara  konsisten.


Editor: M. Amin
Sumber : 

                            Tribunnews.com

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)