Jumat, 23 November 2012

Ahmadinejad: Israel Kekanakan




"Israel memiliki keinginan kekanakan untuk menyerang Iran, dan Teheran (pemerintah Iran) mampu membela diri. Kami tidak menerima hegemoni Israel. Mereka ingin menyerang Iran, tapi itu seperti keinginan kekanak-kanakan."
Mahmoud Ahmadinejad

Israel layaknya bocah yang kekanak-kanakan. Sifat tersebut disematkan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad kepada Israel pasca pernyataan negara zionis tersebut yang berkeinginan menyerang Iran. 

"Israel memiliki keinginan kekanakan untuk menyerang Iran, dan Teheran (pemerintah Iran) mampu membela diri. Kami tidak menerima hegemoni Israel. Mereka ingin menyerang Iran, tapi itu seperti keinginan kekanak-kanakan," ujar Ahmadinejad disela pertemuan delapan negara muslim berkembang (D-8) di Islamabad, Pakistan, Kamis (22/11).

Menurut presiden Iran, negara tetangganya Israel selalu mencari kesempatan untuk menyakiti bangsa Iran. Namun negara Syiah tersebut menegaskan selalu siap menangkis setiap serangan Israel. 

"Mereka ingin menyakiti bangsa Iran. Mereka menunggu kesempatan. Mereka tahu bahwa Iran tidak menyerang siapapun dan mereka tahu bahwa Iran tahu cara membela diri," kata Ahmadinejad.

Selama ini Israel terus mengancam akan menyerang Iran dengan dalig penyalahgunaan program nuklir. Israel bersama AS terus menuding Iran mengembangkan program nuklir untuk membuat bom atom. Namun Iran berkali-kali membantahnya.

Iran hanya menggunakan nuklir untuk kepentingan perdamaian. Bahkan sebuah laporan PBB pun pernah menyatakan bahwa program nuklir Iran digunakan untuk listrik dan tak berpotensi menjadi hulu ledak.

Analis mengatakan kekhawatiran terhadap nuklir Iran terus meningkat di kalangan internasional. Mengingat Iran semakin mahir dalam program nuklir dan menjadi satu-satunya negara Timur Tengah yang mengembangkan kekuatan nuklir. 

Beberapa musuh Iran, seperti Israel, pun khawatir Iran akan menggunakan atom untuk menyerang mereka. Namun Iran telah membuka diri untuk perundingan nuklir dengan beberapa negara dunia termasuk AS. Perundingan tersebut diharapkan menjadi solusi kekhawatiran internasional akan nuklir Iran.


Editor: Essy Margaretha
Sumber: 
Republika Online

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)