Kamis, 07 Maret 2013

Membangun Menara di Jakarta Tak Harus Menunggu Ijin Keluar, Benarkah?

Pelaksanaan pembangunan menara di Bojong Indah.

Seiring dengan perkembangan kebutuhan prasarana penunjang jaringan telekomunikasi, pembangunan menara/tower di Jakarta makin marak. Pengusaha telekomunikasi pun makin percaya diri dalam melaksanakan pekerjaannya di lapangan tanpa harus menunggu ijin keluar terlebih dulu dari instansi berwenang. Setidaknya begitulah pengakuan Agus, pelaksana lapangan pembangunan tower yang berlokasi di RT 4 RW 4 Komplek Bojong Indah, Kelurahan Rawa Buaya, Jakarta Barat.

Agus mengaku dari PT Metrik, perusahaan Sub Kontraktor pelaksana proyek pembangunan menara. "Perusahaan kami pelaksana pembangunan di lapangan," jelasnya.


Terkait ijin pembangunan menara kata Agus, sedang diurus oleh PT Protelindo. "Kami biasa begini, melaksanakan pembangunan tanpa harus menunggu ijinnya keluar," paparnya sambil memperhatikan para pekerja  yang tengah sibuk menaikkan potongan besi bahan  tiang menara menggunakan alat derek.


Agus juga menjelaskan bahwa petugas Kamtib setempat juga sudah datang ke lokasi proyek . "Tadi juga ada petugas Kamtib yang datang ke sini, tapi saya lupa namanya" jelasnya.


Untuk keperluan penjelasan lebih lanjut dari PT Protelindo, agus menyatakan ia tidak mengetahui alamat maupun nomor telepon PT Protelindo. "Kami hanya berhubungan melalui Email," jelasnya, Rabu 6 Maret 2013.  (UBT)             

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)