Jumat, 22 Maret 2013

Kota Tua Dapat Perhatian dari UNESCO

Bekas Stadhuis (Balai Kota) Batavia, kantor Gubernur Jenderal VOC.
Bangunan ini sekarang menjadi 
Museum Sejarah Jakarta.
(Foto: Wikipedia.org)
Kota Tua sebagai peninggalan sejarah akan direvitalisasi. Lembaga perwakilan dari PBB, UNESCO tertarik untuk bekerja sama dengan Pemprov DKI dalam membuat master plan Kota Tua.

Menurut Kabiro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri (KDH dan KLN) DKI Jakarta Heru B Hartono mengatakan Unesco sangat antusias terhadap Kota Tua karena perhatian dari pemerintah yang kurang. 

"Selama ini Kota Tua di Jakarta tidak seperti 10 tahun lalu, karena ada Dinas Kebudayaan yang memperhatikannya sangat intens," ujarnya di Balai Kota, Jl Merdeka Selatan, Rabu (20/3).

Padahal Kota Tua merupakan area bersejarah yang bagus apabila direvitalisasi. Heru mencontohkan stasiun Tanjung Priok yang infrastruktur bangunannya hanya dua di dunia, Eropa dan Indonesia.

Permasalahan utama kurang diperhatikannya Kota Tua karena bangunan disana sebagian besar adalah milik pribadi. Meskipun ada beberapa yang dimiliki BUMD, BUMN.

Dua tahun lalu sempat ada program untuk perbaikan Rel Kereta Api yang kini dimiliki PT KAI. "Perbaikan Kota Tua- Tanjung Priok dan Kota Tua - Manggarai harusnya bisa berjalan berkolaborasi," ujarnya.

Dari pemerintah Kota Jakarta Barat dan Jakarta Utara  pun juga harusnya dapat bekerja sama. Padahal bangunan tua disana memiliki nilai sejarah yang bagus tetapi mereka kurang memahaminya.

Sedangkan program kongkrit perbaikan Kota Tua masih dalam bentuk proposal dari Unesco. Selanjutnya pengajuan usulan tersebut akan diberikan arahan terlebih dahulu dari Pemprov DKI.

"Kita akan berkolaborasi dengan Menteri BUMN, Menkokesra, dan Menteri Pariwisata," ujarnya. Waktu untuk perbaikan Kota Tua rencananya masih menunggu proposal yang harus dipelajari.

Pihaknya akan mempelajari selama dua minggu kemudian akan mengundang pihak terkait untuk mendapatkan arahan. Sebelumnya renovasi insiatif telah dilakukan di Kota Tua, salah satunya Toko Merah.



[rol/rat]

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)