Senin, 18 Maret 2013

Game untuk Atasi Fobia Matematika

Ilustrasi Matematika

Matematika adalah mata pelajaran ilmu pasti yang banyak ditakuti oleh anak-anak sehingga menciptakan fobia matematika.

Para psikolog mengatakan bahwa faktor fobia mereka berasal dari rasa takut tidak bisa mencapai level yang lebih tinggi.

Orang tua dan guru harus menciptakan cara yang inovatif untuk meningkatkan kepercayaan diri anak, sehingga melupakan fobia tersebut.

Beberapa permainan matematika dapat membantu meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri anak, dan mendorong anak bisa mengatasi fobia matematika, sebagaimana dilaporkan Boldsky.

Sudoku, adalah permainan populer asal Jepang yang menggunakan angka-angka. Permainan ini merupakan aktivitas yang baik untuk otak, karena dapat meningkatkan kemampuan berpikir secara rasional.

Puzzle geometrik, adalah jenis permainan matematika sederhana untuk anak. Puzzle adalah aneka rupa bentuk yang berbeda yang harus disusun menjadi satu kesatuan. 

Permainan ini sangat baik untuk anak, karena selain menyenangkan juga baik untuk meningkatkan kemampuan otak. Selain itu, anak juga dilatih untuk memiliki kemampuan menganalisa.

Permainan matematika lain yang dapat melatih otak adalah kubus rubik. Susunan kubus dengan aneka warna ini, adalah permainan yang cukup efektif untuk membantu mengatasi masalah fobia matematika pada anak. 

Permainan pola kubus ini mampu meningkatkan kemampuan berpikir, serta membantu meningkatkan kemampuan berhitung anak.



[ant/mrdp]

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)