Selasa, 12 Maret 2013

CR-7 Jadi Duta Mangrove Indonesia

Pemain Real Madrid Cristiano Ronaldo menghadiri Konferensi
Olaharga Internasional ke 6 Dubai di Dubai, Rabu (28/12).
(FOTO DETIK)
"Saya pernah datang ke Aceh setelah tragedi tsunami, dan kehancuran yang saya lihat, menyisakan kenangan yang dalam pada diri saya."

Forum Peduli Mangrove melalui program "Artha Graha Peduli" menggaet bintang sepak bola Real Madrid, Cristiano Ronaldo atau biasa disebut "CR7", sebagai duta pelestarian mangrove di Indonesia.

"Saya sungguh senang dan bahagia bahwa Ronaldo setuju mendukung penuh kegiatan kami guna melestarikan hutan mangrove di Indonesia," kata pendiri Forum Peduli Mangrove Indonesia, Tomy Winata, dalam keterangan pers di Jakarta, Senin.

Tomy mengatakan bahwa penobatan pesepak bola asal Portugal tersebut sebagai Duta Mangrove untuk Bali berdasarkan pertemuan di Madrid, Spanyol, Jumat (8/3).

Tomy Winata bersama mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Gories Mere, akan bertemu CR7 pada acara Konfederasi Komisi PBB Antinarkotika dan obat terlarang atau "United Nations Office on Drugs and Crime" (UNOCD) ke-56 yang berlangsung di Wina, Austria, 11--15 Maret 2013.

Selain masalah narkotika, konfederasi tersebut memiliki kebijakan utama kerja sama bagi pelestarian satwa dan pencegahan kerusakan hutan.

Tomy menilai Ronaldo cocok menjadi duta penyelamatan mangrove karena memiliki daya tarik dan panutan sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat mengikuti menjaga kelestarian tanaman bakau.

Sementara itu, Ronaldo merasa istimewa ikut berperan melestarikan mangrove di Indonesia.

"Saya pernah datang ke Aceh setelah tragedi tsunami, dan kehancuran yang saya lihat, menyisakan kenangan yang dalam pada diri saya," ujar pesepak bola terbaik dunia 2008 tersebut.

Ronaldo mengungkapkan bahwa tempat yang banyak ditumbuhi mangrove akan terbentuk ekosistem yang dapat melindungi hantaman ombak sehingga menyelamatkan jiwa manusia serta mengurangi kerusakan alam.

Tomy Winata menuturkan bahwa pihaknya telah mengonservasi suatu kawasan dan rehabilitasi satwa liar dan langka, hutan, flora, dan fauna, laut, serta terumbu karang meliputi areal hutan seluas 44.500 hektare dan areal konservasi laut seluas 14.500 hektare di Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC) di semenanjung selatan Pulau Sumatera.

TWNC memiliki sekitar 3.000 hektare hutan mangrove yang berada di dua danau, serta terkenal dengan kepeduliannya menyelamatkan dan merehabilitasi harimau sumatra yang berada diambang kepunahan.

TWNC juga bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk menyediakan pascarehabilitasi para korban narkoba yang mendapatkan perhatian serius dari salah satu organisasi PBB sehingga UNODC memberikan kesempatan menyampaikan program tersebut pada pertemuan konfederasi internasional di Wina.

Tomy menjelaskan bahwa Forum Peduli Mangrove adalah gerakan pelestarian mangrove yang didukung oleh lima lembaga pemberdayaan masyarakat yang berada di selatan Tanjung Benoa-Bali.

Forum Peduli Mangrove akan diresmikan pada bulan Mei 2013 bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya hutan mangrove, mengajak partisipasi aktif masyarakat melestarikan mangrove, dan mengembalikan kondisi ekosistem, serta keragaman hayati (bio-diversity) bagi tanaman mangrove. 

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)