Kamis, 07 Maret 2013

Anas: Lima Nama Penerima Dana Century Itu Diplintir



Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum menilai tim kecil memelintir pernyataannya bahwa ada lima nama yang menerima dana talangan Bank Century. 
"Menyangkut Bank Century, saya tidak pernah menyebut nama-nama orang sebagai penerima dana Bank Century. Kalau (saat) diskusi (ketika itu) banyak nama, tapi bukan dalam aliran Bank Century. Berita itu dipelintir," tandas Anas dalam diskusi bertajuk "Smart Evening With Rosi" di Marley Cafe, Jakarta Selatan, Rabu malam, (6/3).

Menurutnya, nama-nama yang disebut dalam dikusi dengan Tim Kecil dari Tim Pengawas Bank Century DPR RI di rumahnya bilangan Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin lalu, (4/3), bukanlah nama yang menerima aliran dana talangan yang jumlanya mencapai Rp 6,7 triliun.

Sebelumnya, anggota Timwas Century dari Fraksi PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno mengatakan, Anas menyebut ada empat nama baru yang selama ini belum terungkap dalam kasus skandal Century. Sementara itu, Anggota Tim Kecil lainnya Syarifuddin Syuding tidak mau membenarkan atau menyangkal 5 nama yang diajukan GATRAnews, apakah termasuk yang disebut Anas pada pertemuan yang dihadirnya di Duren Sawit, Jakarta Timur itu.

"Saya tidak mau menyebut nama, karena itu sudah menjadi kesepakatan," jawab Syarifuddin Suding saat dikonfirmasi Selasa, (5/3), apakah kelima nama yang disebut Anas adalah MA, JAM, SS, AQ, dan ZA sesuai informasi seorang sumber. Dituturkan Syarifuddin, mereka menyambangi rumah Anas karena mendapat informasi dari sejumlah media yang menyebutkan, Anas mempunyai data siapa saja yang menerima aliran dana talangan Bank Century sebesar Rp 6,7 triliyun. "Tim ke sana setelah beberapa media menyebutkan Anas mempunyai data," ujarnya.

Setelah sampai di rumah Anas yang saat itu merupakan anggota DPR dan menjabat Ketua Fraksi Partai Demokrat, Anas diingatkan kembali oleh salah seorang Tim Kecil yang pernah dilobi Anas agar tidak menyangkutpautkan masalah Century dengan pak lurah. "Pak lurah itu saya juga tahu yang dimaksud Anas," jawab Syarifuddin saat disinggung lebih jauh siapa pak lurah yang dimaksud Anas.

Lebih Jauh Syarifuddin menuturkan, pada pertemuan itu, Anas mempunyai 3 dokumen yang saling berkaitan satu sama lain dan mengarah  kepada seorang pejabat yang dideskrifsikan Anas merupakan orang paling dalam dan dia meminta memeriksanya. "Dia sebut lima nama, satu di antaranya nama itu disebut adalah reka-reka pejabat saat Itu. Di antara nama itu, ada lingkaran paling dalam," kata anggota Komisi III DPR itu.

Meski Syarifuddin enggan membenarkan atau menyangkal kelima nama yang diajukan dari sumber GATRAnews, ia membenarkan, bahwa salah seorang yang disebut Anas sudah meninggal dunia. "Ya, salah seorang sudah meninggal dunia," pungkasnya.

Lantas, jadi siapa para penerima aliran dana Century tersebut? Tampaknya Tim Kecil perlu sekali lagi mengunjungi Anas. Kali ini, bawa alat perekam! 

Sumber : Gatra.com

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)