Minggu, 17 Maret 2013

4 Aksi nyentrik Anas saat diperiksa KPK


Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah beberapa memeriksa mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dalam beberapa kasus, seperti Hambalang dan simulator SIM.

Ada yang menarik ketika Anas menyambangi lembaga antikorupsi tersebut. Anas tidak pernah terlihat tegang saat hadir ke KPK.

Masih banyak lagi aksi nyentrik ketika diperiksa KPK.



1. Mengucap syahadat

Anas Urbaningrum diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi proyek pengadaan simulator SIM di Korlantas Polri 2011. Dicecar penyidik, Anas mengucapkan sumpah dan dua kalimat syahadat bahwa dia tidak mengetahui kasus simulator SIM.

"Saya memberikan keterangan di bawah sumpah dengan mengucapkan dua kalimat syahadat," ujarnya selesai diperiksa untuk Irjen Pol Djoko Susilo, Jumat (15/3).

2. Duduk di tangga

Anas memiliki kebiasaan berbeda dengan saksi dan tersangka lainnya yang diperiksa KPK. Setiap selesai pemeriksaan, Anas selalu memberi keterangan sambil duduk di tangga depan pintu masuk Gedung KPK.

Dengan mimik tenang, Anas menjelaskan kepada awak media seputar pemeriksaannya. Anas menjawab satu persatu pertanyaan wartawan.

3. Bersama tim hore

Setiap datang ke KPK, Anas tidak sendiri. Tim hore selalu menemani Anas ke KPK. Tim hore terdiri dari para kader Demokrat dan simpatisan ormas Islam memberikan dukungannya untuk Anas. Bahkan saat istrinya, Athiya Laila diperiksa, tim hore pun juga ikut menemani.

Tim hore kader Demokrat yang selalu menemani Anas diantaranya Wasekjen Demokrat Saan Mustopa, Gede Pasek, Deny Kailimang, Herman Khaeron.

Namun setelah menjadi tersangka, tim hore Anas sedikit berkurang. Hal itu terlihat saat Anas menjalani pemeriksaan kasus korupsi simulator SIM untuk tersangka Irjen Pol Djoko Susilo, Jumat (15/3).

4. Ngebanyol

Anas Urbaningrum dikenal sosok yang hangat dan suka bercanda. Begitu pun juga saat diperiksa KPK. Saat memenuhi panggilan KPK sebagai saksi untuk Irjen Djoko Susilo, Anas sempat berkelakar soal SIM.

"Kalau SIM saya tahu. Saya pernah ujian SIM itu. Tapi enggak pernah pakai simulator," kata Anas kepada wartawan di Gedung KPK, Jumat, (15/3).

Atas jawaban Anas, para wartawan dan tim hore tertawa. Anas kemudian melenggang masuk ke Gedung KPK.

[mer/ded]

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)