Sabtu, 01 Desember 2012

Tahun depan, Ahok targetkan pendapatan DKI naik dua kali lipat

GEBRAKAN 100 HARI JOKOWI BASUKI #46


"Kami kemarin rapat tidak puas dengan target PAD yang dibuat dinas pajak. Kami minimal harus naik sampai 2 kali lipat dari target sekarang." 

Ahok

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menargetkan penerimaan asli daerah (PAD) DKI Jakarta tahun 2013 naik dua kali lipat dari tahun ini. Ahok mengaku tidak puas dengan PAD tahun ini.

"Kami kemarin rapat tidak puas dengan target PAD yang dibuat dinas pajak. Kami minimal harus naik sampai 2 kali lipat dari target sekarang," kata Ahok usai menghadiri acara pelantikan organisasi sayap Partai Gerindra, di DPP Gerindra Jakarta Selatan, Sabtu (30/11).

Karena itu, Ahok akan memperbaiki sistem online yang digunakan oleh Dinas Pajak. "Sistem online yang dibuat oleh dinas pajak itu terlalu sederhana. Kami maunya multi years kalau enggak sanggup kita kasih ke bank saja," jelasnya.

"Ya kalau mau mengetahui fungsi sistemnya sampai Rp 300 miliar mau 3 sampai 4 tahun lagi hanya berapa orang lebih baik kita serahkan pada bank. Bank begitu ada assessment, begitu ada data bank baru kita tahu kan," jelasnya.

Dengan sistem online, diharapkan pendapatan daerah akan lebih besar. "Kita maunya dengan sistem online dapat capai Rp 40 triliun," katanya.

Sementara itu, terkait pencopotan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Sukri Bei bukan karena tidak mencapai target. Tetapi, murni karena Sukri Bei sudah memasuki masa pensiun.

"Nggak, nggak ngomong gitu, kan perpanjangan mau ketiga kali. Kan bilang enggak mau perpanjang kan, kita maunya perpanjang bisa sekali sampai dua kali lah, kalau ketiga kali sudah selesai," jelasnya.






Editor: M. Amin
Sumber :

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)