Selasa, 13 November 2012

Setelah dua kali mangkir, Dahlan akhirnya datangi DPR

Setelah dua kali mangkir, Dahlan akhirnya datangi DPR
Dahlan Iskan. ©2012 Merdeka.com

 "RDP ini dilaksanakan pada reses." 
- Effendi Simbolon
Setelah mangkir dalam dua kali panggilan terkait rapat temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait inefisiensi PLN. Menteri Badan Usaha Milik Negara BUMN Dahlan Iskan akhirnya datang memenuhi panggilan rapat dengar pendapat di Komisi VII.
Dahlan Iskan datang pukul 09.45 dengan menggunakan kendaraan listriknya yang berwarna hijau dan berpakaian kemeja putih. Dahlan langsung duduk bersampingan dengan Jero Wacik "Selamat pagi," ujar Jero saat memasuki komisi VII DPR dan menyapa wartawan, Jakarta, Selasa (13/11).
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) turut hadir Direktur PT PGN Persero, Kepala BPH Migas, Kepala BP Migas. Namun, Direktur Pertamina berhalangan hadir. "RDP ini dilaksanakan pada reses," ujar Ketua Komisi VII Effendi Simbolon.
Sebelumnya, anggota komisi energi berencana memanggil paksa Menteri Dahlan, jika pada pertemuan kali ini, juga mangkir. Dahlan beralasan mangkirnya dirinya dalam rapat di komisi energi karena sibuk mengikuti agenda presiden.
Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan ada inefisiensi PLN menyebabkan kerugian pada BUMN tersebut sekitar Rp 37 triliun. Sebelumnya, Dahlan mengatakan inefisiensi PLN dikarenakan tidak didapatnya pasokan gas kepada PLN dari BP Migas. Hal ini menyebabkan PLN masih harus menggunakan bahan bakar minyak (BBM) untuk membangkitkan mesin dieselnya.


Editor: Gurun Ismalia
Sumber : 

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)