Jumat, 23 November 2012

Pilgub Jateng, Bibit ngaku diminta parpol duet dengan sekda


"Jadi nama yang akan mendampingi sebagai kandidat wakil gubernur nanti bukan kemauan saya semata."

Bibit Waluyo

Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo mengungkapkan bahwa beberapa partai politik telah mengusulkan agar dirinya maju Pemilihan Gubernur Jateng 2013 dengan Sekretaris Daerah Hadi Prabowo.

"Jadi nama yang akan mendampingi sebagai kandidat wakil gubernur nanti bukan kemauan saya semata," kata Bibit di Semarang, Jumat (23/11) seperti dikutip Antara.

Menurut dia, beberapa pengurus partai politik sudah menanyakan kandidat terbaik untuk mendampinginya sebagai wakil gubernur mendatang. Gubernur yang diusung PDIP pada Pilgub Jateng 2008 itu mengaku telah mendapatkan komitmen dari sejumlah parpol untuk mencalonkan dirinya. 

Beberapa partai itu antara lain Partai Persatuan pembangunan, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Golkar, serta Partai Demokrat.

Bahkan, ia juga mengaku telah berkomunikasi secara pribadi dengan Hadi Prabowo terkait pencalonan tersebut. "Pak Hadi sendiri sudah menyatakan tidak akan maju sendiri sebagai calon gubernur," katanya.

Meski demikian, lanjut dia, berbagai hal tersebut masih merupakan wacana, termasuk partai pengusung dirinya yang masih menunggu saat yang tepat.

Dia menjelaskan partai politik yang akan dijadikan sebagai kendaraan dalam pemilihan gubernur mendatang harus diperkuat dengan perjanjian hitam di atas putih.

Adapun alasan memilih Hadi Prabowo, kata Bibit, karena Jawa Tengah membutuhkan figur pemimpin yang tepat untuk kemajuan di masa yang akan datang. Hadi Prabowo sebagai Sekda, lanjut dia, memiliki kemampuan untuk memajukan Jawa Tengah.

"Jangan berandai-andai dengan figur yang tidak jelas," tukasnya.






Editor: M. Amin
Sumber :

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)