Kamis, 22 November 2012

Para pejabat yang kagumi gagasan Jokowi


GEBRAKAN 100 HARI JOKOWI BASUKI #37
"Kita dapat satukan ini. Dari situ kita bisa membuang atau meninggal persepsi kurang baik. Ini yang penting bagi rakyat."
- Jokowi
Kemarin, Rabu (21/11) Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Budi Susilo Soepandji serta beberapa ahli dari Universitas Indonesia mengadakan rapat di Gedung Lemhannas, Jakarta Pusat. Rapat tersebut membahas gagasan-gagasan penting untuk ketahanan nasional, khususnya Ibu Kota.
Dalam rapat tersebut, Gubernur Lemhannas Budi Susilo Soepandji kagum dengan gagasan Jokowi, di antaranya masalah tata ruang.

"Jokowi sangat sabar mengatur Jakarta yang dihuni oleh sekitar 10-11 juta penduduk. Jika Jakarta dibandingkan dengan nasional sangat penting karena kedudukan dan fungsinya yang sangat penting, sehingga kami merasa mendapat kehormatan untuk bertemu dengan Gubernur DKI," kata Budi di Jakarta Pusat, Rabu (21/11) kemarin.

Budi Susilo Soepandji memuji gagasan Jokowi yang akan menghentikan perizinan pembangunan mal. Jumlah mal dan lokasinya tidak tepat menjadi salah satu biang kemacetan di Ibu Kota.

"Beliau akan menghentikan izin-izin terhadap (pembangunan) mal. Beliau akan membuat public space. Tempat-tempat terbuka untuk olahraga, untuk ketemu masyarakat dengan masyarakat. Kampung-kampung akan dihidupkan kembali, tidak dihilangkan," kata Budi.

Selain itu, Budi Susilo Soepandji juga mengagumi gagasan Jokowi yang akan mengutamakan pembangunan transportasi publik seperti Mass Rapid Transit (MRT), Monorail dan Transjakarta. "Beliau (Jokowi) menyampaikan bahwa busway yang akan diutamakan dahulu karena sudah ada. Tahap kedua adalah monorail," kata Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Budi Susilo Soepandji.

Tak cuma Budi Susilo Soepandji, beberapa pejabat juga memuji kepemimpinan Jokowi. Salah satunya Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Kedua langsung bertemu di hari pertama Jokowi bekerja sebagai Gubernur DKI Jakarta. Saat itu Dahlan berjanji akan membantu program-program Jokowi yang menurutnya bagus, seperti pembangunan kampung deret, revitalisasi permukiman kumuh dan pembangunan transportasi umum.

"Selama pemerintah daerahnya terbuka dan tidak memntingkan untung rugi," kata Dahlan saat bertemu Jokowi di kantornya, Selasa (16/10) lalu.

Anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dari DKI Jakarta, AM Fatwa juga memuji keterbukaan dan transparasi kepemimpinan Jokowi.

"Baru kali ini dilakukan rapat kerja terbuka," kata Fatwa kepada wartawan usai kunjungan kerja ke Pemprov DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (23/10) lalu.

Menurut Fatwa, keterbukaan dan transparasi Jokowi merupakan kunci utama terselenggaranya birokrasi yang ideal dan terkontrol.

Tak cuma pejabat Indonesia yang memuji Jokowi. Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Datuk Syed Munshe Afdzaruddin Syed Hassan mengaku kagum dengan sosok Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Menurutnya, Jokowi sosok pemimpin yang penuh energi.

"Saya sangat terkesan dengan gubernur DKI. Saya lihat penuh energi. Beliau sangat tegas, tapi nice personality, comfortable," kata Munshe usai bertemu dengan Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (29/10).

Dia menambahkan, selama ini hanya melihat sosok Jokowi di televisi. "Beliau sambutannya baik sekali. Dan saya senang bertemu menyambung silaturrahmi dengan Kedutaan Malaysia dan dengan Kerajaan Malaysia."

Dalam pertemuan itu, Munshe mengatakan membahas berbagai hal terutama mendekatkan hubungan antara Jakarta dan Kuala Lumpur dan Indonesia dengan Malaysia.

Salah satu cara yang dibahas adalah, perwakilan Malaysia akan berpartisipasi dalam Jakarta Festival karena di Malaysia juga ada festival serupa.

"Kita dapat satukan ini. Dari situ kita bisa membuang atau meninggal persepsi kurang baik. Ini yang penting bagi rakyat," ujarnya.



Editor: M. Amin
Sumber : 

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)