Kemenkeu: Ada gedung negara senilai Rp 1

Jumat, November 02, 2012 0 Comments

Kemenkeu: Ada gedung negara senilai Rp 1
Gedung Kementerian Perekonomian. Merdeka.com/Arie Basuki

"60 tahun aset kita tidak diapa-apain, sekitar 3 tahun lalu ada gedung yang nilainya Rp 1 tapi bukan berarti hilang. Setelah dilakukan accounting tercatat, tapi dari aspek kewajaran nilai, memang tidakwajar."
- Hadiyanto 
Kementerian Keuangan tengah merapikan data mengenai aset-aset negara. Dari pendataan sementara, Kemenkeu menemukan adanya gedung milik negara yang nilanya saat ini hanya Rp 1.
Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Hadiyanto menjelaskan, karena lama tidak dilakukan pencatatan aset kekayaan negara, sehingga seseorang sembarang menuliskan pendokumentasian. Hal ini kemudian berimbas pada besarnya nilai sebuah aset negara.
"60 tahun aset kita tidak diapa-apain, sekitar 3 tahun lalu ada gedung yang nilainya Rp 1 tapi bukan berarti hilang. Setelah dilakukan accounting tercatat, tapi dari aspek kewajaran nilai, memang tidakwajar," ujar Hadiyanto saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (2/11).
Aset negara penting diinventarisasi agar tidak menimbulkan kerugian pada negara. Idealnya, justru menjadi keuntungan dengan menjualnya kepada publik.
Hadiyanto menjelaskan pada periode Juli hingga Agustus, pemerintah melelang aset ex-BPPN. Hasil yang didapat sekitar Rp 350 miliar untuk penerimaan negara.
"Negara menjual aset ex BPPN bukan cari keuntungan tapi pengembalian yang dulu sudah terlanjur keluar saat krisis untuk pembiayaan perbankan," tuturnya.

Editor: Evelyne Patricia
Sumber : 

                            

Berita Davina

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

Google+ Followers

Tentang DaVinaNews.com

Davinanews.com Diterbitkan oleh Da Vina Group Davinanews.com adalah situs berita dan opini yang memiliki keunggulan pada kecepatan, ketepatan, kelengkapan, pemilihan isu yang tepat, dan penyajian yang memperhatikan hukum positif dan asas kepatuta Davinanews.com memberikan kesempatan kepada para pembaca untuk berinteraksi. Pada setiap berita, pembaca bisa langsung memberikan tanggapan. Kami juga menyediakan topik-topik aktual bagi Anda untuk saling bertukar pandangan. Davinanews.com menerima opini pembaca dengan panjang maksimal 5.000 karakter. Lengkapi dengan foto dan profil singkat (beserta link blog pribadi Anda). Silakan kirim ke email: davinanews@yahoo.com.