Sabtu, 10 November 2012

Kartu Sehat tak butuh surat keterangan miskin

GEBRAKAN 100 HARI JOKOWI BASUKI #25


"Sistemnya memang sama. Cuma sekarang tidak pakai surat keterangan miskin dan lain-lain." 

Ahok

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan, sistem yang diterapkan dalam Kartu Sehat akan mirip dengan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Tetapi, kata dia, kartu ini tidak akan memerlukan surat keterangan miskin.

"Sistemnya memang sama. Cuma sekarang tidak pakai surat keterangan miskin dan lain-lain," kata Ahok di Balaikota, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (9/11).

Ahok mengatakan, keberadaan kartu sehat nanti juga sebagai kartu rekam medis. Ini untuk memudahkan tim medis melakukan pelacakan riwayat kesehatan pemegang kartu.

"Kami juga butuh mencatat data pasien. Nah, data itu akan dipenuhi oleh kartu sehat. Jadi, rekam medis semua orang sakit itu ada di dalam kartu. Semua penyakit yang diderita akan tercantum," kata Ahok.

Lebih lanjut, Ahok menuturkan, sistem rujukan juga tidak akan berbeda dengan Jamkesda. Semua pasien akan ditangani puskesmas terlebih dulu, baru dirujuk ke RSUD terdekat.

"Tinggal tunjukkan KTP saja, sudah gratis," terang dia.

Bahkan, Ahok berani mengklaim, kartu sehat ini akan lebih canggih dibandingkan dengan Solo. "Di sana kan tiga tahun Rp 3,5 triliun, kami setahun saja Rp 4 triliun. Jadi nanggungnya lebih banyak," pungkas dia.





Editor: M. Amin
Sumber : 

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)