Minggu, 18 November 2012

Jokowi: Saya pro transportasi massal

GEBRAKAN 100 HARI JOKOWI BASUKI #33


"Saya tegaskan saya tetap pro transportasi massal. Untuk transportasi pribadi no." 

- Jokowi

Untuk kesekian kalinya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menegaskan masih mengkaji rencana pembanguan enam ruas jalan tol di dalam kota Jakarta. Untuk saat ini, Jokowi masih memprioritaskan pembangunan transportasi massal.

"Saya tegaskan saya tetap pro transportasi massal. Untuk transportasi pribadi no," kata Jokowi usai menghadiri acara milad Muhammadiyah di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (18/11).

Jokowi menegaskan, dia akan mengkaji terlebih dahulu. Kajian itu butuh waktu. "Intinya ruas jalan itu tol buat apa dulu. Sudah saya sampaikan jalan tol akan dibahas dulu," ujarnya.

Sebelumnya, di masa Fauzi Bowo, Jakarta akan membangun enam ruas jalan tol dalam kota. Tol baru ini akan dikerjakan dalam empat tahap. Tahap pertama yaitu ruas tol Semanan - Sunter sepanjang 17,88 km dan Sunter - Bekasi sepanjang 11 km. Kemudian ruas tol Duri Pulo - Kampung Melayu sepanjang 11,38 km dan Kemayoran - Kampung Melayu 9,65 km.

Selain itu juga ruas tol koridor Ulujami - Tanah Abang sepanjang 8,27 km, Pasar Minggu - Casablanca 9,56 km. Proyek ini waktu itu akan mulai dikerjakan pada 2013.

Pembahasan mengenai enam ruas tol ini juga pernah dibahas antara Jokowi dengan PU. Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak mengatakan, Jokowi menyetujui proyek tersebut. Jika proyek ini terwujud, maka tol Jakarta akan seperti di Shanghai, China.

Hermanto optimistis, proyek ini akan segera terealisasi. Sebab pembangunannya ini akan dibikin melayang dan tidak menghabiskan lahan di Jakarta. Tol ini nantinya juga bisa dilalui oleh Transjakarta.





Editor: M. Amin
Sumber : 

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)