Rabu, 14 November 2012

Jokowi puji Ahok marahi kepala dinas

GEBRAKAN 100 HARI JOKOWI BASUKI #29


"Ya bagus, ya memang orangnya seperti itu. Setiap orang punya gaya sendiri-sendiri, ya itu gaya pak wakil gubernur." 

Jokowi 

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) memuji sikap wakilnya Basuki Tjahja Purnama (Ahok) memarahi kepala dinas saat rapat soal anggaran. Jokowi dan Ahok memiliki gaya sendiri-sendiri ketika menghadapi suatu permasalahan.

"Ya bagus, ya memang orangnya seperti itu. Setiap orang punya gaya sendiri-sendiri, ya itu gaya pak wakil gubernur," kata Jokowi di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu (14/11).

Tidak hanya itu, Jokowi mengakui ada seorang PNS yang melaporkan sikap Ahok yang memarahi anak buahnya. Namun, Jokowi sudah memberikan penjelasan kepada terhadap PNS tersebut.

"Curhat enggak apa-apa, saya beritahu setiap orang punya gaya sendiri-sendiri. Semua nurut, dan baik-baik," lanjutnya.

Terkait penayangan Ahok yang ditayangkan melalui situs Youtube, Jokowi mengatakan hal itu merupakan langkahnya untuk lebih terbuka kepada masyarakat. Dengan demikian, warga busa mengetahui langsung situasi yang terjadi di dalam rapat atau ketika menemui seorang tamu.

"Katanya suruh terbuka, setelah terbuka ditanyakan. Ya, biar ngerti situasi rapat dengan dinas seperti ini, dengan tamu seperti ini, dengan BUMN seperti ini, dengan buruh sepeti ini gitu aja," tandasnya.

Terkait pemotongan anggaran Dinas Pekerjaan Umum (PU) sebesar 25 persen, Jokowi mengaku sudah memiliki perhitungan pembangunan sebuah gedung. Dengan demikian, ketika proyek itu dilelang, harga tidak mengalami peningkatan cukup tinggi.

"Ya terutama dengan hal yang bersifat fisik, kalau fisik itu kan angkanya sebuah gedung itu per meter kan ngerti semua berapa, jangan sampai angka tinggi terus pas dilelang menjadi tinggi dan nanti akhirnya jadi silva, kan silva kita selalu tinggi," paparnya.

Saat menggelar rapat dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta, Ahok meminta anggaran dipangkas 25 persen. Ahok bahkan mengultimatum, jika jajaran Dinas PU DKI Jakarta tidak sanggup memotong anggaran 25 persen, dia sendiri yang akan membangun proyek-proyek infrastruktur dengan dana operasional yang dimilikinya.

"Itu hitungan kami, ada dasarnya, dipotong 25 persen uang itu masih banyak ruang gerak, tidak apa-apa, jadi kalau bapak dan ibu tidak mau lakukan, dua pilihan, saya bangun kasih contoh, kita ambil 100 persen dari hitungan bapak, kita akan proses habis, kita bukan ngancam.

"Atau cara kedua, kita tunda, tapi sampai eselon III kita copot. Terbuka, kita perang terbuka kami tidak ada pilihan, yang jelas PU harus potong anggaran. Kita potong 25 persen," tegas Ahok.

Ahok menantang jajaran Dinas PU jika keberatan anggarannya dipotong untuk berdebat secara teknis dan mendatangkan para ahli. "Ketahuan mahal kita buka. Ini kita siarkan langsung lewat YouTube, saya tidak ingin semua pembicaraan saya tidak diketahui semua orang.

"Kalau Bapak ngotot tidak mau, ini anggaran semua akan saya taruh di website, biar semua orang bisa pelototin," ucap Ahok.






Editor: M. Amin
Sumber : 

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)