Jumat, 09 November 2012

Jokowi: Penderita HIV/AIDS dapat gunakan kartu sehat


GEBRAKAN 100 HARI JOKOWI BASUKI #24


"Pegang itu juga enggak apa, masyarakat yang kena HIV/AIDS silahkan daftar ke puskesmas, kalau dipuskesmas enggak bisa tangani rujuk ke RSUD kelas III, kalau kelas tiga enggak bisa, rujuk lagi kekelas II. Syaratnya harus punya KTP DKI, cuma itu." 
- Joko Widodo 
Para penderita HIV/AIDS dapat menggunakan kartu sehat yang diluncurkan 10 November nanti untukberobat. Namun, diwajibkan masyarakat yang terjangkit HIV/AIDS untuk mendaftar ke Puskesmas atau rumahsakit di Ibu Kota.
"Pegang itu juga enggak apa, masyarakat yang kena HIV/AIDS silahkan daftar ke puskesmas, kalau dipuskesmas enggak bisa tangani rujuk ke RSUD kelas III, kalau kelas tiga enggak bisa, rujuk lagi kekelas II. Syaratnya harus punya KTP DKI, cuma itu," kata Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) diBalai Kota Jakarta, Kamis (8/11).
Mantan wali kota Solo itu mengatakan, belum mengetahui data mengenai penderita AIDS di DKI, sehingga dia tidak mau memikirkan persoalan yang tidak pernah diketahui sebelumnya.
"Baru tahu, baru tahu langsung suruh mikir gimana," kata dia.
Seperti diketahui, berdasarkan data Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi DKI Jakarta, dalam kurun waktu25 tahun ditemukan 6.299 kasus HIV/AIDS di seluruh DKI. Akibat penyakit tersebut, 1.454 orangdiantaranya meninggal dunia. Hal ini menjadikan Jakarta sebagai kota dengan penderita HIV AIDSterbanyak di Indonesia, mengalahkan Papua dan Jawa Barat.


Editor: M. Amin
Sumber : 

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)