Kamis, 08 November 2012

Jokowi minta Kejati ikut awasi korupsi di Balai Kota

GEBRAKAN 100 HARI JOKOWI BASUKI #23


"Jika ada masalah, akan ada langkah preventif dari Kejati. Ini juga dimaksudkan untuk memperkuat biro hukum dan yang utama mencegah korupsi." 

Jokowi 

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI. Langkah itu dilakukan untuk menjalin kerja sama sekaligus memperkuat biro hukum Pemprov DKI, sekaligus sinergi terhadap pembangunan Jakarta.

Jokowi mengatakan, kerja sama ini nantinya bertujuan untuk melakukan upaya preventif apabila Pemprov menjalani proses hukum. Terlebih, sebelumnya Pemprov DKI kerap mengalami kekalahan dalam pelbagai kasus tertentu, seperti gugatan PT Porta Nigra terkait kasus sengketa lahan di Meruya, Jakarta Barat.

"Jika ada masalah, akan ada langkah preventif dari Kejati. Ini juga dimaksudkan untuk memperkuat biro hukum dan yang utama mencegah korupsi," ujar Jokowi di gedung Kejati DKI, Jl Rasuna Said, Jakarta, Kamis (8/11).

Terkait pencegahan korupsi, Jokowi ingin seluruh proses mulai dari tender pengadaan barang hingga penanganan proyek di lingkungan Pemprov DKI dilakukan dengan bersih. Dengan demikian, tidak ada lagi penyelewengan-penyelewengan yang dilakukan oleh birokrasi di bawahnya. "Ya supaya bisa bersih," ucap dia.

Atas alasan itu, Jokowi mengatakan kerja sama antara Pemprov DKI dan Kejati akan bermuara pada satu titik, yakni kesuksesan program pembangunan Jakarta.

"Saya berkoordinasi dengan seluruhnya agar mengarah ke satu titik, yaitu pembangunan kota Jakarta. Kita harus bisa mempunyai rasa sama, yaitu visi pembangunan bisa bersinergi antara Kejati, Pangdam, dan Polda," pungkasnya.





Editor: M. Amin
Sumber : 

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)