Kamis, 15 November 2012

Jokowi kampanyekan kerja bakti di kali untuk atasi banjir

GEBRAKAN 100 HARI JOKOWI BASUKI #30

Jokowi kampanyekan kerja bakti di kali untuk atasi banjir
Jokowi Ciliwung. ©2012 Merdeka.com/imam buhori
"Sebetulnya sudah digerakkan dari 3 Minggu lalu. Dari lumpur sedimen sudah, tapi baru 3-4 hari sampah sudah muncul lagi. Saya sampaikan kampanye budaya bersih harus digerakkan dimanapun. Kalau gak kita gini-gini terus." 

- Jokowi

Salah satu persoalan yang sangat akut di Jakarta adalah masalah banjir. Untuk mengatasi banjir tersebut, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bakal giat mengkampanyekan kerja bakti untuk membersihkan kali.

"Sebetulnya sudah digerakkan dari 3 Minggu lalu. Dari lumpur sedimen sudah, tapi baru 3-4 hari sampah sudah muncul lagi. Saya sampaikan kampanye budaya bersih harus digerakkan dimanapun. Kalau gak kita gini-gini terus," jelas Jokowi, Jakarta, Kamis (15/11).

Menurut Jokowi, 30 persen sampah di DKI Jakarta ada di selokan, drainase, dan kali-kali kecil. Untuk itu perlu dilakukan bersih-bersih kali.

"Saya ajak masyarakat agar buang sampah jangan di kali, drainase, selokan, dan kerja bakti minimal 2 Minggu sekali kerja bakti dari sampah dan sedimen. Kalau gak air akan bludak," ajak Jokowi.

Selain itu, dirinya juga meminta kepada petugas Pekerjaan Umum agar senantiasa rutin untuk membersihkan kali. Walaupun dengan menggunakan alat-alat seadanya.

"Itu bagian saya gerakkan aparat agar sesering mungkin datang dengan alat-alat yang ada. Masyarakat kerja bakti, kita siapkan plastik untuk angkat sampah ke tempat pembuangan. Memang partisipasi masyarakat diperlukan, gak mungkin Pemda sendiri, problemnya terlalu banyak," pungkasnya.





Editor: M. Amin
Sumber : 

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)