Selasa, 13 November 2012

Jokowi: Jakarta maju 60 persen dalam 5 tahun


GEBRAKAN 100 HARI JOKOWI BASUKI #28


"Dalam lima tahun, mesti enggak rampung seratus persen, mesti ada progres. Sepuluh persen, 30 persen 60 persen, harus kelihatan. Tata ruang, transportasi, berubah, meski belum seratus persen." 

- Jokowi 

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menargetkan dalam waktu 5 Tahun masa jabatannya dalam merampungkan 60 persen dari program kerja yang dimiliki. Terutama dalam hal Tata Ruang dan Transportasi harus terlihat berubah.

"Dalam lima tahun, mesti enggak rampung seratus persen, mesti ada progres. Sepuluh persen, 30 persen 60 persen, harus kelihatan. Tata ruang, transportasi, berubah, meski belum seratus persen," ujar Jokowi di Rumah Makan Dapur Sunda Jakarta, Senin (12/11).

Selain itu, persoalan kesehatan, banjir juga mengalami perubahan. Begitu pula persoalan kawasan kumuh yang banyak dan menyita perhatian juga telah mengalami perbedaan yang lebih baik.

Menurut dia, ada Kartu Jakarta Sehat (KJS) membuatnya lega. Sebab, sudah tidak memikirkan lagi warga yang tidak mampu akan berobat. " Saya sudah pegang kartu kesehatan sudah tenang, kalau sakit enggak takut bayar," kata dia.

Terkait minirel, Jokowi mengatakan PT MRT pekan depan akan memaparkan apa yang menjadi kekurangan dalam hal return of investment, loan dan jumlah penumpang dan jalur. Kalau bisa memberikan keyakinan dan penjelasan secara riil, konkret, dan secara bisnis jalan, tak segan-segan Jokowi akan langsung menyetujui.

"Langsung saya getok, jalan. Uangnya sudah ada, paling saya akan perbaiki PAD manajemen bisnisnya seperti apa. Supaya return of investment bisa cepat seperti apa. Blue print monorel sudah ada, akan dibuat seperti itu. Terintegrasi dan saling mendukung. Pengangkut utama, feeder," jelas dia.

Adapun persoalan CCTV, Jokowi lebih mementingkan pemasangan di kelurahan dan kecamatan, rumah sakit, dan pelayanan publik lainnya. Begitu pula persoalan pelayanan publik, Jokowi menyatakan persoalan ini jika perlu dilakukan perbaikan maka akan diperbaiki. Apabila belum ada maka akan diusung dengan menggunakan sistem baru.

"Saya belum cek secara detil, pelayanan kependudukan perijinan bisnis itu penting," kata dia.

Jokowi mengatakan banyak sekali menerima keluhan tentang pelayanan publik. Dia pun menyatakan harus mengecek service index. "Survey sudah ada baru kita ngomong. Kita bicara, harus ada dasarnya. Kalau belum puas, ini yang akan kita perbaiki," kata dia.

Menurutnya, semua itu tak perlu banyak hal yang merepotkan, jika semua sudah matang maka tinggal bekerja. Apabila ada yang bertanya mengenai bagaimana kinerja sebulan, seratus hari atau seribu hari tidak akan menjadi persoalan.

"Pokoknya kerja cepat. yang bisa dilakukan sekarang, jangan dilakukan besok. Saya ini yang harus dikomentari. Mesti ada progres. Enggak ada bedanya. Semuanya perlu diselesaikan," tandas dia.




Editor: M. Amin
Sumber : 

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)