Jumat, 23 November 2012

Jokowi bangun rusun di Pasar Rumput untuk warga Ciliwung

GEBRAKAN 100 HARI JOKOWI BASUKI #38


"Kita menyediakan Pasar Rumput dan lahan di Dinas Teknis. Kira-kira nanti enam ribuan KK itu bisa masuk ke sanalah." 

- Jokowi 

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akan membangun rumah susun (rusun) di kawasan Pasar Rumput, Jakarta Selatan. Rusun itu untuk menampung lebih kurang enam ribu kepala keluarga dalam rangka program penataan bantaran Kali Ciliwung.

"Kita menyediakan Pasar Rumput dan lahan di Dinas Teknis. Kira-kira nanti enam ribuan KK itu bisa masuk ke sanalah," kata pria yang akrab disapa Jokowi itu usai bertemu dengan beberapa menteri bidang Kesejahteraan Sosial di Kantor Kemenko Kesra, Jakarta, Jumat (23/11).

Jokowi mengatakan, program ini berbeda dengan revitalisasi perkampungan yang digagas Pemprov DKI Jakarta. Untuk penataan Kali Ciliwung dan membangun rusun di Pasar Rumput, anggarannya berasal dari negara.

"Kita berapa kali bertemu, di Kementerian PU, di Kemenpera, nah kali ini di Kemenko Kesra untuk penataan Ciliwung. Ini menggunakan anggaran dari APBN, kita mungkin hanya anggarkan yang nonteknis," jelasnya.

Jokowi berharap partisipasi masyarakat di sekitar Ciliwung untuk kesuksesan program ini. Dengan begitu pekerjaan pembangunan rusun cepat selesai, dan dalam waktu satu tahun warga sudah bisa direlokasi ke rusun subsidi pemerintah itu.

"Pembangunan lebih kurang setahunlah. Yang nonteknis itu saya, nanti saya akan turun agar mereka mau ditata. Nah setelah final betul baru (dipindah)," jelasnya.






Editor: M. Amin
Sumber :

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)