Sabtu, 10 November 2012

Israel lebih Islami ketimbang Indonesia dan Saudi

Israel lebih Islami ketimbang Indonesia dan Saudi
Masjid Beer Sheva di selatan Israel. (ilustrasi/worldbulletin.net)

"Beberapa rajin menyumbang buat masjid tapi juga giat merampok uang negara."
- Irman Gusman
Indonesia boleh saja mengklaim sebagai negara berpenduduk mayoritas muslim terbesar sejagat. Arab Saudi juga pantas menyebut sebagai kiblat umat Islam. Namun, soal urusan praktek ajaran agama dibawa oleh Nabi Muhammad itu, dua negara ini bikin malu.
Dari sekitar 240 juta penduduk di Indonesia, sekitar 90 persen pemeluk Islam. Saudi juga menjadi tujuan belasan juta umat Islam dari seluruh dunia saban tahun untuk berumrah atau berhaji.

Menurut penelitian dilakoni oleh Scheherazade S. Rehman and Hossein Askari dari Universitas George Washington di Ibu Kota Washington DC, Amerika Serikat, posisi Indonesia dan Saudi jauh di bawah Israel dalam Indeks Ekonomi Islam. Dari 208 negara disurvei, 37 peringkat teratas ditempati oleh negara-negara non-muslim, seperti dilansir surat kabar the Jerusalem Post, Kamis (8/11).

Menurut kedua ilmuwan itu, nilai-nilai Islam lebih berhasil diterapkan di perekonomian negara-negara non-muslim ketimbang negara-negara dihuni mayoritas umat Islam. Menurut daftar itu, Israel menempati posisi ke-61, di atas Bahrain (64), Brunei Darussalam (65), Yordania (77), Oman (99), Qatar (112), Arab saudi (131), Indonesia (140), Mesir (153), dan Iran (163).

Menurut Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irman Gusman, banyak pelaku kejahatan ekonomi adalah orang-orang mengerti ajaran Islam dan kelihatannya sangat taat. "Beberapa rajin menyumbang buat masjid tapi juga giat merampok uang negara," katanya. Irman termasuk delegasi yang hadir dalam Forum Amerika Serikat-Dunia Islam di Ibu Kota Doha, Qatar baru-baru ini.

Sungguh ironis. Hampir seluruh umat Islam membenci negara Zionis itu lantaran menjajah bangsa Palestina. Tapi, hasil penelitian malah membuktikan negara berpenduduk mayoritas Yahudi ini malah bisa menerapkan ajaran Islam di negeri mereka.

Editor: Essy Margaretha
Sumber : 

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)