Kamis, 29 November 2012

Ingin seleksi PNS bersih, Ahok gunakan sistem komputerisasi


GEBRAKAN 100 HARI JOKOWI BASUKI #44
"Bekas Gubernur Lemhanas yang akan bantu. Penerimaan CPNS tahun depan kita juga akan menggunakan sistem tes yang hasilnya langsung bisa dilihat di layar." 
- Ahok
Pemerintah Propinsi DKI Jakarta bakal membuat gebrakan pada 2013 mendatang. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan penyeleksian Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun 2013 menggunakan sistem Computer Assisted Test.
Ahok menjelaskan, dengan sistem tersebut hasilnya langsung bisa dilihat hasilnya. Hal ini untuk mengurangi kecurangan dalam perekrutan PNS di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Bekas Gubernur Lemhanas yang akan bantu. Penerimaan CPNS tahun depan kita juga akan menggunakan sistem tes yang hasilnya langsung bisa dilihat di layar," kata Ahok.
Hal ini disampaikannya usai menghadiri peringatan upacara dalam rangka Hari Ulang Tahun Korpri ke-42 di Lapangan Monas, Jakarta, Kamis (29/11).
Ahok mengungkapkan PNS di lingkungan Pemprov DKI saat ini sudah cukup. Akan tetapi, masih ada sektor-sektor tertentu yang masih kosong sementara di tempat lain kelebihan. Hal ini dikarenakan proses seleksi penerimaan PNS yang kurang baik.
"Mungkin dulu ada proses seleksi yang agak salah. Karena DKI belum pernah mengkaji kebutuhan orang berdasarkan tugas. Tetapi kebutuhan orang berdasarkan kotak organisasi," kata Ahok.
Agar tercipta birokrasi dan PNS yang mumpuni dan produktif melayani masyarakat, Mantan Bupati Belitung ini akan memperbaiki sistem seleksi penerimaan PNS tahun 2013 mendatang.
"Ini akan kita bereskan di tahun 2013 supaya kita bisa tahu persis. Dan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) di setiap kelurahan juga musti kita tambah. Jangan ada satu orang kerja setengah mati yang lain cuekin," tandasnya.



Editor: M. Amin
Sumber :

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)