Jumat, 16 November 2012

Effendi Simbolon dan Jumiran Abdi daftar Pilgub Sumut

Effendi Simbolon dan Jumiran Abdi daftar Pilgub Sumut
Effendi Simbolon-Jumiran Abdi. ©2012 Merdeka.com

"Total 21 kursi sudah melebihi syarat minimal yang diatur undang-undang yaitu 15 kursi." 

-Turunan Gulo

Effendi Simbolon dan Jumiran Abdi menjadi pasangan Cagub dan Wacagub ketiga yang mendaftar ke KPU Sumut, Jumat (16/11). Mereka diusung PDIP, Partai Damai Sejahtera (PDS) dan Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN).

Koalisi partai pendukung pasangan Effendi Simbolon dan Jumiran Abdi ini memiliki 21 kursi di DPRD Sumut, yaitu PDIP 12 kursi, PDS 5 kursi dan PPRN 4 kursi .

"Total 21 kursi sudah melebihi syarat minimal yang diatur undang-undang yaitu 15 kursi," ucap anggota KPU Sumut, Turunan Gulo, seusai pemeriksaan berkas.

Saat temu pers seusai pendaftaran, Effendi memohon restu dan memperkenalkan diri. "Nama saya Effendi Muara Sakti Simbolon. Saya lahir di Banjarmasin 1 Desember 1964. Saya tidak pernah besar di sini (Sumut) seperti orang tua saya. Ibu saya boru Tobing seperti juga istri saya boru Tobing, putra saya tiga," kata wakil ketua Komisi VII DPR ini.

Meski mengaku memiliki KTP Jakarta, Effendi yakin bisa memimpin Sumut. Dia menyatakan akan berpadu dengan Jumiran Abdi yang punya banyak pengalaman birokrasi di Sumut, termasuk menjadi anggota KPU Sumut periode 2013-2008. Sosok 62 tahun ini diyakini bisa mengisi apa yang tidak dipunyainya.

Effendi menyatakan akan menampung aspirasi dan akan melayani masyarakat Sumut. "Kita sadar Sumut jauh dari ibu kota. Tapi kami akan meminta pemerintah pusat memberi perhatian khusus kepada daerah ini. Tidak baik dan tidak adil membiarkan Sumut tertinggal," ucapnya.

Seperti tiga pasangan yang mendaftar kemarin pasangan Effendi dan Jumiran juga diantar ratusan pendukung. Berbagai hiburan etnik di Sumut mengiringi kedatangan dan kepulangan pasangan ini.




Editor: M. Amin
Sumber : 

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)