Rabu, 14 November 2012

Dahlan Iskan naik ojek ke kantornya

Dahlan Iskan naik ojek ke kantornya
Dahlan naik ojek. ©2012 Merdeka.com

 "Karena macet, Menteri Dahlan Iskan kesini menggunakan ojek." 
- Dwi Soetjipto
Hari ini, Rabu (14/11), agenda yang harus dijalankan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan cukup padat. Mayoritas dilakukan di Bandung, Jawa Barat.
Di Bandung, Dahlan menghadiri acara pramuka di Hotel Preanger. Kemudian dilanjutkan menghadiri wisuda Universitas Pasundan dan berpidato di STT Telkom.
Dahlan harus segera bertolak kembali ke Jakarta. Sebab, ada acara yang harus dihadirinya yakni penandatanganan kesepakatan antara Semen Gresik dengan Semen Vietnam Thang Long Cement di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan.
Acara tersebut molor dari jadwal semula yakni pukul 14.30. Alasannya, Dahlan terjebak kemacetan. Uniknya, Dahlan kembali beraksi. Untuk mempercepat waktu, Dahlan menggunakan ojek. Kabarnya, Dahlan naik ojek dari Jalan Jenderal Sudirman untuk menghindari kemacetan.
Sesampainya di kantor, Dahlan tidak terlihat menggunakan mobil listrik Ahmadi maupun mobil Jaguarnya. Dahlan terlihat naik ojek ke kantornya. "Karena macet, Menteri Dahlan Iskan kesini menggunakan ojek," ungkap Direktur Utama Semen Gresik Dwi Soetjipto dalam pidatonya di acara penandatanganan di Jakarta, Rabu (14/11).
Ini adalah kali kedua Dahlan naik ojek. Dahlan pernah naik ojek dari Stasiun Bogor menuju Istana Bogor untuk menghadiri rapat kerja terbatas di Istana beberapa waktu lalu. Dahlan naik ojek setelah sebelumnya menggunakan kereta api menuju Bogor.


Editor: Gurun Ismalia
Sumber : 

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)