Senin, 12 November 2012

Bagikan kartu sehat, Jokowi sindir buruh yang punya anak lima

GEBRAKAN 100 HARI JOKOWI BASUKI #27

Bagikan kartu sehat, Jokowi sindir buruh yang punya anak lima
jokowi bagi kartu sehat jakarta. ©2012 merdeka.com/al amin
"Waduh banyak banget anaknya." 

- Jokowi

Gubernur DKI Jakarta Jokowi kembali membagikan kartu Jakarta sehat. Pagi ini Jokowi menelusuri gang sempit di Kampung Sungai Tiram, Kelurahan Marunda, Jakarta Utara.

Dengan mengenakan kemeja putih, Jokowi membagikan satu persatu kartu Jakarta sehat kepada warga yang tinggal di kampung kumuh itu. Namun saat memberikan kartu kepada Sarim Abdulrahman (49) Jokowi merasa heran. Pasalnya buruh tersebut ternyata memiliki banyak anak.

"Waduh banyak banget anaknya," ujar Jokowi dengan logat Jawa nya yang kental saat membaca data dalam kartu sehat milik Sarim tersebut, Senin (12/11).

Jokowi pun langsung memberikan tujuh kartu sehat kepada Sarim. Dua untuk Sarim dan istrinya sedangkan lima kartu untuk lima anak Sarim.

Saat membagikan kartu tersebut, warga Kampung Sungai Tiram pun berebut bersalaman dengan Jokowi. Sebagian warga ada juga yang mengabadikan foto mantan Wali Kota Solo itu.

Menurut Lurah Marunda, Ali Mudasir total yang tinggal di Kelurahannya sekitar 22 ribu jiwa. Namun saat ini hanya 449 jiwa yang dibagikan kartu Jakarta Sehat.

"Yang dibagikan baru untuk 449 warga. Itu dominasi warga yang dapat adalah buruh warga miskin," ujar Ali di sela-sela acara pembagian kartu sehat.




Editor: M. Amin
Sumber : 

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)