Kamis, 08 November 2012

Atasi macet Jakarta-Tangerang, Jokowi ajak Atut bangun KRL

GEBRAKAN 100 HARI JOKOWI BASUKI #22


"Itu nanti akan mengurangi kemacetan. Sehingga kita harus kulo nuwun dulu kepada ibu gubernur supaya semuanya lancar."

-  Joko Widodo

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menawarkan konsep mengurangi volume kendaraan yang datang dari arah Tangerang ke Jakarta. Caranya dengan mengembangkan transportasi berbasis rel.

Saat bertemu dengan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, pria yang akrab disapa Jokowi itu menyebut cara yang tepat untuk menangani masalah tersebut dengan menambah sehingga jalur kereta bisa ditambah.

"Kami mohon bantuan masalah transportasi perbatasan maupun tahun depan dari Manggarai/Dukuh Atas ke Cengkareng," kata Jokowi kepada wartawan di Banten, Rabu (7/11).

Jokowi berharap proyek itu bisa mulai dikerjakan tahun depan. Dengan begitu, penggunaan mobil yang melintas di dua daerah itu dapat ditekan.

"Itu nanti akan mengurangi kemacetan. Sehingga kita harus kulo nuwun dulu kepada ibu gubernur supaya semuanya lancar," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menyarankan agar dibuat dibuat angkutan umum khusus perbatasan. Angkutan itu nantinya hanya melayani warga dari Banten menuju Jakarta begitu pula sebaliknya.

"Kami sudah sampaikan kerjasama kedua provinsi ini dan diharapkan juga melibatkan bupati-bupati dan wali kota yang ada," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Atut menyambut baik apa yang ditawarkan Jokowi. Dia segera menindaklanjuti pembicaraan mereka hari ini.

"Apa yang dikatakan Pak Gubernur sesungguhnya memang menjadi perencanaan Banten yang bekerja sama dengan DKI. Jadi gayung bersambut. Intinya kami siap membantu dan mendukung," kata Atut.




Editor: M. Amin
Sumber : 

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)