Minggu, 18 November 2012

Anas: DPR banyak kerjaan, jangan urusi Hambalang



"Sebaiknya dilihat dengan jernih ini soal hukum apa politik kebijakan. Kalau hukum serahkan ke hukum kalau politik serahkan ke BK DPR."

Anas Urbaningrum

Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum tidak sepakat jika DPR menggulirkan hak interpelasi dalam kasus Hambalang. Menurutnya, DPR masih banyak tugas selain mengurusi masalah Hambalang.

"Sebaiknya dilihat dengan jernih ini soal hukum apa politik kebijakan. Kalau hukum serahkan ke hukum kalau politik serahkan ke BK DPR," kata Anas usai menghadiri Milad Muhammadiyah di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (18/11).

Anas berpendapat, soal Hambalang adalah persoalan hukum. Jadi sebaiknya DPR sebagai lembaga politik tidak merecoki kasus Hambalang. "Menurut saya ini persoalan hukum," ujarnya.

Padahal, setelah reses nanti, DPR punya tugas banyak. "Banyak tugas DPR yang lebih substantif. Soal Andi (Mallarangeng) juga tidak berpengaruh ke kader Demokrat. Saya kira ada aturan mainnya," ujarnya.

Kasus Hambalang saat ini telah ditangani penyidikannya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK baru menetapkan satu tersangka dalam kasus ini, yaitu Deddy Kusdinar.





Editor: Gurun Ismalia
Sumber : 

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)