Senin, 12 November 2012

Ahok ingin bangun 1.000 pasar di Jakarta

GEBRAKAN 100 HARI JOKOWI BASUKI #27


"Bila perlu 1.000 pasar. Jadi tumplek blek pasar basah, tidak lagi ada yang di jalan."

-  Basuki Tjahaja Purnama

Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama serius ingin menata para pedagang yang selama ini berjualan di pinggir-pinggir jalan. Ahok ingin rencana pembangunan pasar dapat segera direalisasikan.

"Kami minta kepada Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah itu untuk membeli banyak lokasi, supaya PKL-PKL bisa dimasukan, itu yang kita pengen. Jadi akan membangun banyak pasar," ujar Ahok di eks Irti Monas, Senin (12/11).

Tak tanggung-tanggung, Ahok ingin pembangunan pasar dilakukan dalam jumlah besar. Tujuannya agar seluruh pedagang di DKI dapat direlokasi. 

"Bila perlu 1.000 pasar. Jadi tumplek blek pasar basah, tidak lagi ada yang di jalan," katanya.

"Jadi pedagang kita tidak mau ambil pasar, tapi tidak mau beli. Baik kita mau gratiskan hanya membayar restribusi saja," tambahnya.

Bagaimana dengan lahannya? "Beli rumah orang, di mana ada pasar, di sampingnya ada lahan, ya itu yang dibeli," tuturnya.

Mengenai pemotongan program di Dinas Perikanan dan Pendidikan, menurut Ahok, akan disesuaikan dengan kebutuhan rakyat. "Akhirnya yang satu tahun sudah dibangun, namun enggak jalan, nah yang kita inginkan itu adalah setelah dibangun betul-betul dirasakan oleh rakyat," kata Ahok

"Nah kalau yang belum bisa, lebih baik kita tunda, kita teliti lebih dalam lagi, kita redesain lagi, baru tahun depannya lagi kita lakukan," tandasnya.





Editor: M. Amin
Sumber : 

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)