Senin, 12 November 2012

1 Hari, Freeport Raup 55 Milyar!



Pada tahun 2011, Freeport melaporkan telah menghasilkan 40,8 Ton Emas, artinya dalam sehari Freeport telah menghasilkan 111,78 kg emas. Jika perolehan emas tersebut di-kurs-kan ke dalam Rupiah, dengan asumsi harga emas per kg sebesar Rp. 500 juta, maka  per hari bisa menghasilkan Rp. 55,89 Milyar!

Berita ini untuk saya pribadi sangat mengejutkan tentunya, membayangkan begitu banyak emas, perak, dan tembaga Indonesia yang “menguap” ke Amerika Serikat. Belum lagi kandungan Uranium yang konon merupakan cadangan terbesar di bumi. Ironis sekali, di saat masih banyak rakyat yang kelaparan, kesulitan dalam mengakses pendidikan dan kesehatan, namun Pemerintah seolah-olah diam dan tidak bertindak apa-apa mengenai hal ini. Bagaimana tidak, royalti untuk Indonesia sesuai PP No. 45/2003 untuk emas hanya sebesar 1% dan tembaga sebesar 4%. Tragis!

Iseng-iseng saya bertanya kepada beberapa rekan saya, kira-kira apa yang bisa Indonesia lakukan dengan uang sebanyak 55 Milyar Rupiah!

Terkait proyek konstruksi bidang Pekerjaan Umum, 55 Milyar dapat digunakan, antara lain untuk :

1) Melatih 3-4ribu orang tenaga kerja konstruksi; atau

2) Membangun 3-4 Rumah Susun Sewa (Rusunawa) setinggi 5 lantai; atau

3) Membangun 5-10 km jalan standar; atau

4) Membangun 10-20 jembatan komposit (beton/baja) standar sepanjang 10-20 meter; atau

5) Membangun 1 gedung kantor setinggi 4-5 lantai; atau

6) Membiayai pembinaan jasa konstruksi untuk 33 Provinsi selama satu tahun dengan 
anggaran rata-rata 1,5 Milyar; atau

7) Membiayai lingkungan desa sebanyak 25-100 desa sasaran, berdasarkan rencana
 penataan permukiman yg disusun masyarakat; atau

8) Bantuan Dana Rumah (BDR) untuk membangun 1.667 rumah inti (core house) seperti rumah untuk korban Gn Merapi dengan LB/LT 36/100; atau

9) Membangun embung seluas 7 ha dengan tampungan 400ribu m3; atau

10) Membangun 5 break water @ L 200, jarak antar break water 30-40 m, konstruksi kubus beton 40×40 atau 50×50, instalasi random; atau

11) Membiayai 25-50 paket penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW); atau

12) Membangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) Beton 100 liter/detik yg bisa menyuplai 8000 Sambungan Rumah (SR); atau

Terkait proyek bidang kelistrikan, 55 Milyar dapat digunakan, antara lain untuk :

13) Membangun 2 Gardu Induk 150 kV; atau

14) Membangun jaringan SUTT sepanjang 15 km; atau

15) Membangun 1 pembangkit listrik berkapasitas 10 MW; atau

Terkait bidang lainnya, 55 Milyar dapat digunakan, antara lain untuk :

16) Membangun 3 gedung kantor 3 lantai dan luas bangunan ± 1500 m2, dengan estimasi pagu anggaran bangunan masing-masing 16 M; atau

17) Menutup target laba untuk 2 Cabang kelas 2 (perbankan); atau

18) Membangun 5 tower telekomunikasi.

Ada yang masih mau menambahkan apa yang bisa Indonesia perbuat dengan uang sebanyak 55 Milyar? hehehe… Karena tentunya banyak kebijakan pro-rakyat yang bisa dilakukan dengan uang sebanyak itu!

Bayangkan, Freeport sehari bisa meraup 55 Milyar hanya dan hanya dari Emas, belum dari penjualan hasil tambang Tembaga dan Perak! Royalti sebesar 1% untuk emas dan 4% untuk tembaga adalah nilai yang terlalu kecil, Pemerintah harus segera mereview kontrak kerja dengan Freeport! Pemerintah Indonesia tidak boleh takut kepada Amerika Serikat.

Pemerintah harus menunjukkan wibawanya karena Indonesia adalah Negara Merdeka dan Berdaulat. Sejatinya 10 November adalah pengingat bagi bangsa Indonesia terutama para pemangku kebijakan di negeri ini, tentang semangat para pahlawan kemerdekaan, bukan sekadar “dihargai” dengan seremonial upacara bendera an sich, tapi dengan mewujudkan sebenar-benarnya Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.


Follow me @__Wir




Penulis: Rezza Munawir
Sumber: 
                   

Berita Davina

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)