Rabu, 24 Oktober 2012

Jokowi jawab tudingan Ruhut soal pencitraan

Gebrakan 100 Hari Jokowi Basuki #9

Jokowi jawab tudingan Ruhut soal pencitraan
jokowi . Merdeka.com/Arie Basuki

"Loh yang pencitraan itu siapa? kalau pencitraan itu kan media saya ajak, lah ini kan media yang ngikutin saya."  
@jokowi_do2
Politisi Demokrat Ruhut Sitompul menyindir Gubernur DKI Jakarta Jokowi hanya melakukan pencitraan blusukan ke lapangan. Jokowi pun menangkis tudingan Ruhut tersebut.
"Loh yang pencitraan itu siapa? kalau pencitraan itu kan media saya ajak, lah ini kan media yang ngikutin saya," kata Jokowi saat menghadiri pengumuman lomba surat untuk Jokowi di Hotel Novotel, Gajahmada, Jakarta Barat, Rabu (24/10).
Jokowi mengaku lebih senang berada di lapangan. Dia merasa banyak masalah yang bisa dipecahkan dengan turun langsung ke lapangan.
"Suka-suka saya, lha wong saya sukanya di lapangan." ujar Jokowi.
Sebelumnya Ruhut keras mengkritik Jokowi. Dia menuding Jokowi cuma bisa pencitraan.
"Pencitraan saja, kasihan Jakarta. Kita tunggu 1 tahun nanti, kita tunggu tanda-tandanya," kata Ruhut saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Rabu (24/10).
Ruhut membandingkan kepemimpinan Mantan Gubernur Jakarta Fauzi Bowo dengan Jokowi yang berasal dari daerah. Menurutnya, persoalan dan masalah Jakarta tentunya lebih paham Fauzi Bowo jika dibandingkan dengan Jokowi.


Editor: M. Amin
Sumber : 

3 komentar:

  1. Pertama, Jokowi enggak bermaksud pencitraan, sebab hair stylenya biasa2 saja, tidak seperti para raja minyak.
    Kedua, Foke mungkin lebih paham masalah Jakarta, tetapi masalah eksekusi Jokowi lebih berani. Entah keberatan oleh apa sampai Foke tidak seberani Jokowi, Pak Ruhut mestinya lebih tahu.

    BalasHapus
  2. Pencitraan atau bukan, Jokowi sdh menunjukan karakter pemimpin yang mencintai rakyat, dengan cara mendatanginya. Foke dan Ruhut nunggu rakyat datang padanya duduk manis di kantor, makanya mereka mengaku paling paham namun tak pernah berbuat apa2 untuk rakyatnya, Jokowi dianggap tidak paham tapi telah berbuat untuk rakyatnya. Jadi bagusan mana Bung Ruhut ?

    BalasHapus
  3. kasihan....tu Ruhut, taunya bicara aja di mana-mana....coba kalau dia yang jadi Gubernur, mampu ngga ya...? yg mampu cuman ngomongannya bukan tidankannya...rasain de...akhirnya Partai besar di Republik ini yang menggoyong incambenpun tidak mapan dan mampu bertahan dengan jurus dan strategi koalisi rakyat ala Jokowi...itu artinya Ruhut jangan ngomong banyak tapi sering turun lapangan juglah..engkau harus belajar dari Pak JOkowi lebih banyak supaya paham dan lebih kenyang, dan akhirnya bisa menyesuaikan diri. jangan-jangan anda dan partai andapun ikut terancam di 2014 nanti kita lihat aja setelah kesan dan pesan berikut ini.....

    BalasHapus

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)

**** VIDEO KOPDAR #4 SBC ****