Inilah Tanda-tanda Lelaki Kecanduan Seks

Rabu, Juli 04, 2012 0 Comments



Ilustrasi.
Ilustrasi. (sumber: Visualphotos)
Sering nonton pornografi, 'rajin menjamah', punya banyak sex toys, suka berbohong, dan depresi.

Kecanduan seks (sexual addiction) sering dianggap bukan merupakan masalah bagi banyak orang. Padahal, bagi penderita dan pasangan hidupnya, gangguan itu bisa sangat merusak.

Tak hanya merusak kehidupan pribadi penderitanya, tetapi juga lingkungan sosial, keluarga, dan terutama pasangan hidup penderita.

Menurut para ahli, kecanduan seksual adalah kegiatan seks yang sesuai ukuran kelaziman tergolong di luar kendali. Pengidap kecanduan seks merasa terdorong untuk mendapatkan dan membenamkan diri dalam kegiatan seksual, meski menyadari semua risiko yang mungkin dihadapi.

Seks sendiri bisa menimbulkan kecanduan sebagaimana alkohol dan obat-obat terlarang. Saat berkegiatan seks, tubuh melepaskan senyawa kimia yang membuat tubuh kita menjadi nyaman.

Sejumlah orang menjadi kecanduan untuk mengeluarkan senyawa kimia ini dan menjadi terobsesi untuk mendapatkan lagi dan lagi dan lagi, rasa nyaman yang ditimbulkan.

Sebagaimana kecanduan terhadap yang lainnya, tubuh semakin terbiasa dengan terlepasnya senyawa kimia tersebut. Tubuh pecandu butuh jumlah yang semakin banyak, semakin banyak, dan semakin banyak, yang artinya merasa butuh nge-seks terus, tak pernah ada puasnya.

Di antara terpenuhinya kebutuhan seksual dan senyawa kimia yang tinggi, muncullah keterpurukan. Hal ini sering dikenali dengan adanya perasaan malu, menyesal, menderita, memelas, dan gelisah. Pengidap kecanduan bisa merasa terpencil, terisolasi, dan tak berdaya untuk mengubah perilakunya.

Nah, seiring dengan terus berputarnya lingkaran tak berujung itu, pengidap kecanduan terus berupaya mendapatkan seks sebagai upaya untuk melarikan diri dari perasaan yang membelenggu.

Lantas orang dengan tanda-tanda seperti apa yang menunjukkan gejala kecanduan seks? Berikut penjelasannya.

Sering Nonton Pornografi Sebagian besar orang yang sudah kecanduan seks tanpa disadari mulai menjalani kehidupan seks rahasianya. Anda akan menjadi seorang penipu yang kompulsif, sering pergi ke klub-klub yang menyuguhkan tarian erotis atau tarian striptis (tarian telanjang), dan menonton banyak pornografi.

Lelaki yang kecanduan seks akan berusaha menenangkan pikirannya dengan menonton film porno atau masturbasi. Saat melakukan masturbasi, rata-rata mereka sambil melihat atau menonton gambar porno.

Lelaki normal biasanya hanya melihat atau menonton film porno sesekali. Namun lelaki yang kecanduan seks, bisa melakukan hal tersebut selama berjam-jam setiap hari atau beberapa kali dalam sehari.

Hubungan Pribadi Semakin Tegang
Pecandu seks tidak bisa mengelola hubungannya dengan pasangan resminya. Ada banyak kebohongan yang dibuatnya terhadap pasangannya untuk menutupi kecanduannya itu.

Seks Berisiko Dianggap Menyenangkan 
Pecandu seks cenderung senang mencoba mengambil risiko. Misalnya terang-terangan bersikap intim di tempat umum dengan siapapun, atau bahkan mencoba untuk melakukan hubungan seks di tempat-tempat berisiko sekalipun risikonya bisa terlibat dalam masalah hukum. Semakin berisiko, semakin Anda mempunyai kepuasan tersendiri.

Merasa Bersalah
Meskipun menjalani kehidupan ganda yang sangat menyenangkan, tapi ketika rasa bersalah merasuk hati pecandu seks, mereka akan menutup rapat perasaannya itu dan menyalahkan diri sendiri yang tak jarang menyebabkannya depresi.

Senang Koleksi Alat Bantu Seks (Sex Toys)
Setiap kali ada jenis alat bantu seks (sex toys) terbaru atau aneh, seorang pecandu seks pasti ingin segera membelinya untuk merasakan sensasi kepuasan yang berbeda. Namun perlu Anda ketahui,  pasangan Anda mungkin tidak menyetujui dengan banyak mainan seks yang ingin Anda gunakan selama berhubungan seks.

Terlibat dengan Masalah Hukum 
Anda bisa mendapatkan masalah serius dengan hukum karena perilaku seks Anda yang berisiko. Terjebak dalam posisi atau tempat yang salah saat berhubungan seks. Risiko ini tidak hanya memalukan tetapi juga dapat merusak reputasi Anda.

Kebutuhan Seksnya Mengganggu Kesehariannya
Ini adalah salah satu tanda yang paling terlihat dari pecandu seks. Seks mengganggu adalah menyentuh orang di sana-sini alias 'rajin menjamah' secara seksual di mana tidak ada hubungan fisik, dan orang lain benar-benar tidak mau atau merasa terganggu, bahkan kadang-kadang mereka tidak menyadarinya.

Kalau Anda merasa pasangan sudah sampai tahap kecanduan berat dan mengganggu kehidupannya serta hubungan Anda, sudah waktunya meminta bantuan dokter atau ahli.

Berfantasi Tentang Seseorang
Berfantasi seks merupakan hal yang umum atau wajar terjadi, tapi bila terobsesi tentang seseorang tentu saja tidak wajar. Akibatnya sikap tersebut akan memengaruhi dan mengganggu aktivitas keseharian Anda.

Seks yang Tidak Bertanggung Jawab
Ketika terlibat dengan banyak pasangan seks, pecandu seks cenderung mengabaikan masalah keamanan (penggunaan kondom) untuk menurunkan risiko terkena penyakit menular seksual. Padahal ini sangat penting dilakukan. Yang tak kalah penting Anda harus lakukan adalah bersikap jujur, kepada pasangan seks Anda.

Apakah Anda memiliki salah satu atau beberapa tanda tersebut? Bila ya, disadari atau tidak mungkin Anda mulai kecanduan seks.

Berita Davina

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

Google+ Followers

Tentang DaVinaNews.com

Davinanews.com Diterbitkan oleh Da Vina Group Davinanews.com adalah situs berita dan opini yang memiliki keunggulan pada kecepatan, ketepatan, kelengkapan, pemilihan isu yang tepat, dan penyajian yang memperhatikan hukum positif dan asas kepatuta Davinanews.com memberikan kesempatan kepada para pembaca untuk berinteraksi. Pada setiap berita, pembaca bisa langsung memberikan tanggapan. Kami juga menyediakan topik-topik aktual bagi Anda untuk saling bertukar pandangan. Davinanews.com menerima opini pembaca dengan panjang maksimal 5.000 karakter. Lengkapi dengan foto dan profil singkat (beserta link blog pribadi Anda). Silakan kirim ke email: davinanews@yahoo.com.