Empat Sandungan Pencapresan Ical

Senin, Juli 02, 2012 0 Comments



Aburizal Bakrie
Aburizal Bakrie (sumber: EPA)
Pengamat politik, Ichsanuddin Noorsy menyatakan pencalonan Aburizal Bakrie (Ical) sebagai calon presiden 2014 masih tersandung banyaknya kasus yang memperburuk citra diri dan partainya.

Ichsanuddin menilai Ical, sapaan akrab Aburizal, layak diberi jempol karena sukses menyelenggarakan Rapimnas penetapan dirinya sebagai Capres, yang berarti sukses melaksanakan konsolidasi.

Ichsanuddin menilai Ical sudah dihadang empat paku atau batu sandungan yang bisa menggelincirkan pencapresannya.

‘'Paku atau batu sandungan itu sudah menebar di mana-mana, dan itu membuat roda Golkar tergelincir, sehingga pencapresan Ical bisa macet di tengah jalan,'' kata Noorsy dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (2/7).

Sandungan yang bisa menggembosi pencapresan Ical adalah ulah kadernya yang duduk di Komisi VIII DPR, Zulkarnaen Djabar (ZD), yang menjadi sebagai tersangka kasus korupsi Alquran. 

Lalu sejumlah kadernya terpeleset kasus suap PON Riau, tersandung kasus lumpur Lapindo yang hingga kini belum tuntas, dan janji Ical membangun gedung DPP Golkar 25 tingkat dan menyediakan dana abadi Rp 1 triliun bagi Golkar yang sampai sekarang belum terealisir.

"Janji itu akan ditagih terus oleh kadernya dan bila tidak dituruti akan menjadi iklan negatif terhadap pencapresan Ical 2014,'' tutur Noorsy.

Dia melanjutkan Ical harus memberi perhatian khusus terhadap kasus ZD yang bisa dianggap sebagai bukti buruknya kontrol organisasi terhadap kadernya.

Berita Davina

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

Google+ Followers

Tentang DaVinaNews.com

Davinanews.com Diterbitkan oleh Da Vina Group Davinanews.com adalah situs berita dan opini yang memiliki keunggulan pada kecepatan, ketepatan, kelengkapan, pemilihan isu yang tepat, dan penyajian yang memperhatikan hukum positif dan asas kepatuta Davinanews.com memberikan kesempatan kepada para pembaca untuk berinteraksi. Pada setiap berita, pembaca bisa langsung memberikan tanggapan. Kami juga menyediakan topik-topik aktual bagi Anda untuk saling bertukar pandangan. Davinanews.com menerima opini pembaca dengan panjang maksimal 5.000 karakter. Lengkapi dengan foto dan profil singkat (beserta link blog pribadi Anda). Silakan kirim ke email: davinanews@yahoo.com.