HNW Janjikan Rp 2,5 juta Per Jiwa Tanpa Potongan

Minggu, Juni 24, 2012 0 Comments




Calon Gubernur DKI Jakarta, Hidayat Nur Wahid, mendapat sematan topi Tanjak khas Sumatra Selatan dari salah seorang perwakilan masyarakat Sumatra Selatan, di Media Center Hidayat - Didik, di jakarta. FOTO: ANTARA
Menaikkan dana operasional RT dari Rp 650 ribu per tiga bulan menjadi Rp 1 juta per bulan.

Untuk menciptakan Jakarta kota cerdas, sejahtera, modern dan berbudaya, calon gubernur yang diusung Partai Kesejahteraan Sosial (PKS), Hidayat Nur Wahid menjanjikan mengatasi permasalahan warga Jakarta yang mendesak dengan menyiapkan program cepat tanggap.

Diantaranya, melakukan penguatan pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) yang menjadi tonggak pembangunan kota Jakarta dengan meningkatkan dana operasional bagi RT dan RW di seluruh Jakarta.

“Jika warga Jakarta memberi amanah kepada kami untuk memimpin Jakarta, maka program cepat tanggap ini akan disusun dalam 20 program segera beresin persoalan Jakarta,” kata Hidayat dalam penyampaian visi dan misi di DPRD DKI, Jakarta, Minggu (24/6).

Dari mulai mengatasi masalah kemiskinan, pengangguran, perburuhan, kesehatan, pendidikan, pelayanan warga sampai persoalan sarana olah raga dan seni budaya. Misalnya, program pendidikan gratis untuk sekolah swasta selain untuk sekolah negeri. Pengobatan yang bukan hanya gratis tetapi juga mudah dan bermartabat.

Lalu menaikkan dana operasional RT dari Rp 650 ribu per tiga bulan sekali menjadi Rp 1 juta per bulan, tanpa potongan satu rupiah pun. Langkah ini dilakukan agar pengurus RT dengan cepat melayani warga Jakarta. Begitu pula dengan dana operasional RW menjadi Rp1,25 juta per bulan.

Mantan Ketua DPR menjanjikan memberikan santunan kematian untuk keluarga miskin di Jakarta sebesar Rp 2,5 juta, tanpa potongan apa pun.

“Ini kami berikan untuk memberi kemudahan bagi warga Jakarta, khususnya yang berada di garis kemiskinan agar dapat mendapatkan pelayanan publik yang cepat, optimal dan maksimal,” ujarnya.

Untuk membangun Jakarta sebagai kota cerdas (smart city), Hidayat mengatakan akan memprogramkan Jakarta dengan jaringan teknologi informasi untuk mendukung berbagai perbaikan kegiatan di kota, yang dapat mengurai masalah kemacetan, mendukung penataan lalu lintas dan pengelolaan transprotasi publik modern.

Warga Jakarta yang cerdas dan kreatif punya kesempatan lebih banyak menggali informasi dan memperkaya wawasan, melalui internet dimanapun berada. Anak-anak memperoleh bahan belajar dari internet dengan mudah di sekolah dan di rumah. Pelayanan kesehatan bagi keluarga miskin dan tidak mampu tanpa perlu melalui kartu khusus atau kerepotan yang selama ini mereka alami, karena semua berbasis teknologi informasi.

“Itulah kota cerdas. Dimana penerimaan daerah secara online dari berbagai sumber dapat lebih efektif, dengan tingkat kebocoran yang minimal, penyimpangan dan korupsi juga bisa dicegah, penempatan pegawai pemerintah yang di tata ulang untuk lebih dekat ke tempat tinggal, orang-orang nyaman dengan transportasi publik yang berkualitas. Saya meyakini semua dukungan gagasan yang cerdas mewujudkan Jakarta yang cerdas, smart city,” paparnya.

Berita Davina

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

Google+ Followers

Tentang DaVinaNews.com

Davinanews.com Diterbitkan oleh Da Vina Group Davinanews.com adalah situs berita dan opini yang memiliki keunggulan pada kecepatan, ketepatan, kelengkapan, pemilihan isu yang tepat, dan penyajian yang memperhatikan hukum positif dan asas kepatuta Davinanews.com memberikan kesempatan kepada para pembaca untuk berinteraksi. Pada setiap berita, pembaca bisa langsung memberikan tanggapan. Kami juga menyediakan topik-topik aktual bagi Anda untuk saling bertukar pandangan. Davinanews.com menerima opini pembaca dengan panjang maksimal 5.000 karakter. Lengkapi dengan foto dan profil singkat (beserta link blog pribadi Anda). Silakan kirim ke email: davinanews@yahoo.com.