6 Alasan Orang Sulit Berhenti Merokok

Jumat, Juni 29, 2012 0 Comments



Ilustrasi
Ilustrasi (sumber: visualphotos)
Kebiasaan minum kopi di pagi hari, pengaruh lingkungan sosial, stres dan agar tak kantuk saat mengemudikan kendaraan.

Meskipun merokok berbahaya bagi kesehatan perokok itu sendiri dan orang lain, tetapi masih saja banyak orang yang tak mau berhenti dari kebiasaan buruknya itu.

Tidak dapat dipungkiri, bahwa merokok merupakan kebiasaan dari kondisi mental yang sulit dihindari oleh sebagian orang.

Merokok sendiri dapat disebabkan oleh beberapa situasi psikologis seperti kecemasan dan stres.

Larangan merokok dengan berbagai dampak buruk bagi kesehatan sudah gencar dipublikasi oleh pemerintah di berbagai belahan dunia. 

Tak hanya itu, sebagai upaya untuk menekan jumlah perokok, pemerintah dari berbagai negara pun banyak yang menaikkan pajak  dan produk olahan tembakau lainnya. Namun, mengapa masih banyak orang yang tetap merokok meski harganya terus-menerus naik?

Berikut adalah enam alasan orang tergoda dan sulit berhenti merokok:

Kopi di Pagi HariHampir semua perokok melakukan ritual pagi. Bersenang-senang menyeruput kopi panas tidak lengkap rasanya tanpa merokok. Mengatasi godaan tersebut, cobalah untuk menghindari kebiasaan ini dengan menyibukkan diri dengan aktivitas positif. Misalnya, menyiapkan sarapan atau membersihkan rumah setelah bangun tidur. Atau bisa juga Anda menggantu kopi di pagi hari dengan susu atau jus agar pola hidup Anda lebih sehat.

Mengemudikan Kendaraan
Mengemudi kendaraan adalah pemicu rokok yang sangat umum. Suasana tenang selama mengemudikan mobil terkadang menggoda kita untuk merokok untuk mencegah kantuk. Jika Anda sering melakukan ini saat mengemudi, cobalah untuk menyalakan radio atau Compact Disk (CD), lalu Anda ikut menyanyikan lagu-lagu yang sedang diputar itu. Bisa juga Anda mengunyah permen karet. Aktivitas positif ini dapat mencegah Anda dari rasa kantuk tanpa harus merokok.

Lingkungan SosialMenghadiri sebuah pesta atau perayaan juga menjadi pemicu Anda untuk merokok. Dorongan ini akan semakin terasa bila ditemani oleh berbagai macam minuman beralkohol. Nah, untuk mengurangi keinginan merokok di momen tersebut, sampaikan kepada teman-teman, bahwa Anda sudah berhenti merokok. Dengan cara tersebut diharapkan mereka tak menyodorkan rokok kepada Anda. Atau bisa juga Anda menegaskan kepada diri sendiri, bahwa Anda berhenti merokok. 

Tekanan
Untuk membantu mengurangi stres, beberapa orang menggunakan rokok untuk meredakannya. Tak hanya itu, merokok juga sering digunakan untuk orang yang sedang menjalani program diet. Mengapa ini bisa terjadi? karena merokok dapat membuat orang merasa kenyang dengan mudah.

Saat Istirahat di Jam Kerja
waktu istirahat di sela-sela Anda bekerja di kantor juga menjadi pemicu umum untuk merokok. Untuk menguranginya, Anda dapat berjalan-jalan mencari udara segar di luar kantor, atau Anda dapat menghabiskan waktu istirahat dengan rekan-rekan Anda yang tidak merokok.

Emosi Negatif
Perasaan marah, sedih dan kesepian dapat menyebabkan orang menjadi kecanduan rokok. Sangat penting untuk belajar bagaimana menghadapi emosi negatif.

 

Berita Davina

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

Google+ Followers

Tentang DaVinaNews.com

Davinanews.com Diterbitkan oleh Da Vina Group Davinanews.com adalah situs berita dan opini yang memiliki keunggulan pada kecepatan, ketepatan, kelengkapan, pemilihan isu yang tepat, dan penyajian yang memperhatikan hukum positif dan asas kepatuta Davinanews.com memberikan kesempatan kepada para pembaca untuk berinteraksi. Pada setiap berita, pembaca bisa langsung memberikan tanggapan. Kami juga menyediakan topik-topik aktual bagi Anda untuk saling bertukar pandangan. Davinanews.com menerima opini pembaca dengan panjang maksimal 5.000 karakter. Lengkapi dengan foto dan profil singkat (beserta link blog pribadi Anda). Silakan kirim ke email: davinanews@yahoo.com.