Ilustrasi perempuan bekerja hingga larut malam.
Ilustrasi perempuan bekerja hingga larut malam. (sumber: Mel Stuart / Westend 61 /Visualphotos)
Empat kali lebih mungkin mengembangkan kanker payudara.

Perempuan yang rutin bekerja hingga larut malam atau bahkan hingga dini hari, empat kali lebih mungkin untuk mengembangkan kanker payudara.

Dan secara keseluruhan risikonya 40 persen lebih besar terkena penyakit tersebut dibandingkan dengan perempuan yang bekerja secara normal.

Demikian hasil temuan para ilmuwan dari Denmark, belum lama ini. 

"Hasil penelitian menunjukkan, bahwa kerja shift malam sering meningkatkan risiko kanker payudara, dan risiko itu akan semakin meningkat bila durasi kerja di malam hari semakin lama," jelas Dr Johnni Hansen, dari Danish Cancer Society, yang melakukan penelitian tersebut.

"Mereka yang bekerja hingga dini hari cenderung berisiko lebih tinggi ketimbang yang bekerja hingga sore," imbuhnya.

Dalam penelitian tersebut juga ditemukan, bahwa perempuan yang bekerja malam tiga kali atau lebih dalam seminggu selama lebih dari enam tahun, dua kali lebih mungkin terkena penyakit yang tidak diderita oleh orang yang bekerja secara normal. 

Ini terjadi, kata para peneliti, mungkin karena mereka lebih rentan terhadap gangguan jam biologis tubuhnya. 

Temuan yang dipublikasikan online dalam Occupational and Environmental Medicine, menyebutkan, bahwa perempuan yang bekerja malam, dua kali lebih besar menderita kanker payudara. 

Hasil tersebut didasarkan pada 692 tanggapan, dimana 141 berasal dari perempuan yang menderita penyakit tersebut.

Penelitian ini juga menunjukkan, bahwa kerja malam dua kali dalam seminggu ternyata tidak berdampak karena mungkin tidak cukup panjang untuk mengganggu jam biologisnya.