Rabu, 28 Maret 2012

Tekan Biaya Kampanye, Jokowi Siap Maksimalkan Jejaring Sosial

SOLO – Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi) memilih memaksimalkan penggunaan jejaring sosial Facebook dan Twitter untuk sarana kampanye pencalonan dirinya sebagai gubernur dalam Pilkada DKI Jakarta, Juli mendatang.

Hal itu dikatakan Jokowi ketika ditegaskan kembali mengenai metode kampanye serta penggunaannya biayanya. Ditemui pada Selasa (27/3/2012), Jokowi memastikan tidak akan menghambur-hamburkan uang untuk kampanye. Jokowi mengaku sebenarnya cukup banyak pihak yang siap menyumbangkan dana untuk kampanyenya. Namun ketika ditanya jumlahnya maupun nominal dana yang telah masuk, Jokowi mengaku belum tahu karena sampai saat ini pihaknya belum membuka rekening dana kampanye.
“Banyak yang mau nyumbang. Tapi untuk dananya saya pastikan sangat minim, mungkin enggak seperseratus pasangan lainnya. Tidak akan ada baliho, poster, spanduk. Pakai yang murah saja, FacebookTwitter,” jelasnya. Kendati demikian, Jokowi yang saat ditemui baru selesai rapat dengan jajaran Muspida Kota Solo mengenai pengamanan menjelang pengumuman kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) itu mengaku belum membuat akun bersama Jokowi-Ahok di jejaring sosial itu. Sedangkan mengenai tim pemenangan, menurut Jokowi sudah dibentuk oleh partai yang mengusungnya.
Ditanya soal program, Jokowi memastikan semua yang berhasil baik di Solo dan dirasa baik untuk masyarakat Jakarta siap diadopsi. Dia juga menyiapkan intervensi sosial yang diperlukan untuk mengatasi premanisme. Yakni dengan menciptakan kondisi sosial yang baik dan sehat, lapangan pekerjaan dan sebagainya.
Namun ketika ditanya soal kemungkinan membatasi pembangunan mal sebagaimana yang telah berhasil diberlakukan di Solo, Jokowi hanya menjawab diplomatis bahwa itu tergantung pada tata ruang wilayahnya. “Perlu dilihat dulu tata ruangnya. Kalau masih memungkinkan, ya akan diberi izin, dan kalau saya lihat di Jakarta ada beberapa titik yang masih memungkinkan,” jelasnya.
Selanjutnya, dia mengatakan yang terpenting adalah menciptakan lebih banyak ruang publik bagi rakyat, bagi pejalan kaki, sehingga masyarakat lebih nyaman. Masih terkait kampanye, sejauh ini Jokowi mengaku belum menyiapkan rencana cuti. Dia mengaku masih mempelajari aturannya.
Solo Pos

0 komentar:

Poskan Komentar

Pedoman Komentar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu.

Komentar yang baik, berikan jempol atas.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik.

Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar :)

**** VIDEO KOPDAR #4 SBC ****